Sekretaris KNPI Sulsel: Hargai Proses Hukum Dugaan Korupsi di KONI Makassar

img

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta kepada semua pihak agar menghargai proses hukum yang sedang berlangsung terkait dugaan penyelewengan dana hibah yang diterima Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Makassar.

Sekretaris KNPI Sulsel, Imran Yusuf, menyampaikan hal tersebut usai menghadiri kegiatan silaturahmi kepemudaan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh pemuda Makassar pada Selasa (02/04/2024). Ia mendorong Kejaksaan Negeri Makassar segera menuntaskan kasus tersebut, agar tidak menjadi polemik yang panjang.

“Kita apresiasi langkah awal Kejari Makassar dalam mengusut kasus ini dan kita harus menghargai proses hukum, itu yang pertama. Kedua, kita harus juga menghargai (asas) praduga tak bersalah,” kata Imran.

Imran juga mengingatkan agar aparat penegak hukum tidak tebang pilih dalam proses penanganannya. Semua pihak-pihak yang berpotensi terlibat wajib diperiksa apabila dugaan korupsi tersebut memang benar.

“Semua harus diperiksa. Agar bisa dibuka secara terang-benderang. Saya yakin pengusutan ini tidak rumit. Penyidik bisa menemukan alur kasus ini dengan mudah, apabila memang benar ada indikasinya,” tandasnya.

Namun jika hal tersebut tidak benar, kata Imran, maka polemik itu harus segera dihentikan karena telah menjadi sorotan publik dan tentunya nama yang bersangkutan mesti dibersihkan.

“Kalau tidak terbukti maka polemik tersebut harus dihentikan, dan tentunya nama Ketua KONI Makassar harus diclearkan,” tegasnya.

Untuk diketahui, kasus dugaan korupsi dana hibah KONI Makassar sedang ditangani oleh Kejaksaan Negeri Makassar dan telah memeriksa Ketua KONI, Ahmad Susanto, pada tanggal 15 Maret 2024.

Sejumlah saksi dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana hibah yang diterima KONI Makassar periode 2022-2023, telah diperiksa secara maraton oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Makassar.

ads

Leave a Reply