UNM Gelar PKM di SMKN 3 Makassar, Perkuat Soft Skill Siswa TKR Hadapi Dunia Industri

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Universitas Negeri Makassar menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di SMKN 3 Makassar pada Jumat (3/4/2026) sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Penguatan Soft Skill untuk Meningkatkan Adaptabilitas Prakerin Siswa SMK Teknik Kendaraan Ringan SMKN 3 Makassar” dengan fokus pada penguatan kemampuan nonteknis siswa, seperti komunikasi, disiplin, kerja sama tim, etika kerja, hingga kemampuan adaptasi di lingkungan industri.

Hadir dalam kegiatan itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Industri SMKN 3 Makassar, Mappa, S.Pd., GR, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Agustia, S.Pd., M.Pd., serta Ketua Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Hamsir, S.T. Dari pihak industri, kegiatan menghadirkan Ade Surya, S.Pd. dari Suzuki Megahputra sebagai pemateri.

Ketua tim pengabdian, Jumadin, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk menjawab tantangan dunia kerja yang menuntut siswa SMK tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga kesiapan mental dan soft skill yang baik.

“Soft skill menjadi faktor penting dalam keberhasilan siswa saat menjalani Praktik Kerja Industri. Banyak siswa memiliki kemampuan teknis yang baik, tetapi masih membutuhkan penguatan dalam komunikasi, etika kerja, dan kemampuan beradaptasi di lingkungan industri,” ujar Jumadin.

Tim pengabdian UNM turut melibatkan dosen lainnya, yakni I Putu Redy Irawan, S.Pd., M.Pd., Siti Ruqaiyah Baharuddin, S.T., M.T., dan Muhammad Mahdinul Bahar, S.Ikom., M.Pd., yang memberikan materi sekaligus pendampingan kepada siswa selama kegiatan berlangsung.

Materi yang disampaikan mencakup penguatan karakter kerja industri, komunikasi efektif di bengkel, problem solving, kerja sama tim, hingga pemahaman etika kerja profesional. Selain itu, siswa juga mendapatkan studi kasus berbasis kondisi nyata di industri otomotif serta pemaparan tata tertib peserta praktik industri di PT Megahputra Sejahtera.

Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi dari para siswa. Mereka berkesempatan berdialog langsung dengan pihak industri terkait standar kerja bengkel dan tantangan dunia kerja otomotif.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut. Mappa menilai kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan industri sangat penting dalam meningkatkan kualitas lulusan SMK.

“Penguatan soft skill menjadi kebutuhan utama dalam mempersiapkan siswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif,” kata Mappa.

Sementara itu, Agustia menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan penguatan karakter, kemandirian, dan kesiapan kerja siswa SMK.

Kegiatan PKM ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara UNM, SMKN 3 Makassar, dan industri otomotif guna mencetak lulusan SMK yang siap kerja, adaptif, dan kompetitif di dunia industri.

Leave a Reply