AM Bantah Lakukan Pemotongan Anggaran Program UPPO di Bulukumba

BULUKUMBA,MENARAINDONESIA.com-Program bantuan Unit Pengolahan Pupuk Organik (UPPO) dari kementerian Pertanian di Kabupaten Bulukumba diduga di lakukan pemotongan anggaran.

Namun hal tersebut di bantah oleh Al Malik atau AM jika dirinya telah melakukan pemotongan pada anggaran UPPO yang di peruntukan untuk 9 kelompok tani penerima di Bulukumba.

Dia pun membenarkan jika terdapat 9 kelompok tani yang mendapatkan program UPPO dimana anggarannya sebesar RP 200 Juta tahun tahun anggaran 2022 dengan total keseluruhan RP 1,8 Milyar.

“Sampai sekarang tidak ada itu pemotongan anggaran, kalaupun ada yang begitu paling uang administrasiji untuk ke dinas karena ini anggaran langsung masuk ke rekening masing-masing kelompok tani”, ungkapnya saat di temui di Cafe Wow, Rabu (08/02/2023).

Al sapaan akrabnya Al Malik juga mengatakan jika anggaran bantuan yang masuk ke kelompok tani tersebut langsung dibelanjakan oleh anggota kelompok tani itu sendiri.

Kendati demikian, Al tidak membantah jika dirinya mendampingi kelompok tani saat melakukan pencairan di Bank serta pendampingan dalam membelanjakan item program. “Iye, saya memang dampingi kelompok tani untuk pembelian mesin UPPO,” akunya.

Al juga menambahkan jika dirinya telah mengingatkan kepada kelompok tani penerima Bantuan UPPO agar menggunakan anggaran tersebut sesuai dengan tupoksinya.

“Kelompok tani itu fokus membelanjakan ke sapinya, bangunan dan sebagainya makanya saya tekankan itu kemarin bahwa ini pekerjaan haruski perbaiki karena kita yang nikmatiki, kalau tidak baik pekerjaanta kita sendiri yang rusak, kapan kita rubah-rubah berarti kita yang bertanggung jawab,” ucapnya.

Selain itu, Al juga membantah telah mencatut nama Bupati, Wakil Bupati dan Kepala Dinas Pertanian kepada kelompok tani terkait jatah 1 ekor sapi.

“Tidak benar itu Yee, saya tidak pernah meminta kepada kelompok tani untuk jatah Bupati, Wakil Bupati, dan Kadis Pertanian,” jelasnya.

Sementara Humas Kominfo, Andi Ayatullah Ahmad saat di konfirmasi membantah jika Bupati Andi Utta meminta jatah sapi kepada Kelompok Tani pada program UPPO yang ada di kabupaten Bulukumba.

“Tidak benar itu, Bupati sama sekali tidak pernah meminta jatah sapi, karena bantuan itu peruntukannya untuk membantu para petani dalam menangani kebutuhan pupuk yang ada di desanya,” jelasnya.

Leave a Reply