MAROS,MENARAINDONESIA.com-Bupati Maros, Chaidir Syam, resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) bagi pengelola perpustakaan desa di Perpustakaan Ibu dan Anak Maros, Rabu (22/4/2026).
Kegiatan ini diikuti pengelola perpustakaan desa dari berbagai wilayah di Kabupaten Maros sebagai upaya meningkatkan kapasitas serta kualitas pengelolaan perpustakaan agar lebih adaptif dan inovatif dalam melayani masyarakat.
Dalam sambutannya, Chaidir Syam menegaskan bahwa peran perpustakaan kini tidak lagi terbatas sebagai tempat membaca, melainkan harus berkembang menjadi pusat pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat.
“Perpustakaan harus hadir lebih dekat dengan masyarakat, menjadi pusat informasi sekaligus ruang pemberdayaan yang mampu mendorong peningkatan kualitas hidup warga desa,” ujar Chaidir.
Ia menambahkan, melalui program TPBIS, perpustakaan desa diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan edukatif, pelatihan keterampilan, hingga pengembangan potensi lokal yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Bimtek TPBIS ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 22 hingga 24 April 2026. Materi yang diberikan meliputi pengelolaan perpustakaan modern, pelayanan berbasis kebutuhan masyarakat, serta strategi pengembangan program inklusi sosial di tingkat desa.
Pemerintah Kabupaten Maros berharap kegiatan ini dapat mendorong pengelola perpustakaan desa menjadi lebih profesional serta mampu menghadirkan layanan perpustakaan yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Leave a Reply