Bayi Lelaki Berparas Tampan Kini Dititip di Panti Asuhan Saadatul Banaat

BULUKUMBA,MENARAINDONESIA.com-Warga Desa Lembang Kecamatan Kajang Kabupaten Bulukumba di gegerkan atas Penemuan bayi di pinggir sungai Jalan Liku Sakkea Dusun Kassi Lohe pada Minggu (11/09/2022) pagi.

Penemuan Bayi yang berjenis kelamin laki-laki tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, bayi tersebut terbungkus jaket warna coklat. Diduga bayi tersebut sengaja dibuang oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Kabid Rehsos Dinas Sosial Bulukumba Sappewali yang di konfirmasi menyampaikan jika saat mendapatkan kabar tentang penemuan bayi tersebut langsung bergerak cepat menuju ke lokasi bersama Unit PPA Bulukumba

“Setelah kami mendapatkan informasi, kami dari dinsos bersama unit PPA langsung menuju ke puskesmas Kajang”, ucapnya, Minggu (11/09/2022).

Lanjut, Sappewali menyampaikan bahwa setelah bayi tersebut mendapatkan perawatan di Puskesmas Kajang, bayi malang tersebut langsung di bawah ke panti asuhan Saadatul Banaat, Jalan Pettrani Kelurahan Tanah Kongkong, Kecamatan Ujungbulu, Kabupaten Bulukumba untuk di titipkan

“Saat ini Bayi tersebut sudah di titipkan untuk di rawat di panti asuhan Saadatul Banaat Dinda”, terangnya

Sappewali juga menyampaikan jika telah banyak yang menghubungi pihaknya untuk melakukan adopsi kepada bayi tersebut, namun, dia menyebut jika bayi tersebut tidak semerta-merta di rawat oleh warga yang menemukan, namun ada prosedur yang harus di lalui

“Ada prosedurnya Dinda, jadi jika dalam waktu tiga bulan tidak ada yang mengaku sebagai orang tuanya, maka akan di usulkan di pengadilan untuk penerbitan surat akte kelahiran”, terangnya

Sementara di saat yang sama wakil Bupati Bulukumba Andi Edy Manaf menghadiri acara aqiqah Raohan Sad, bayi yang ditemukan di Bontobahari. Edy Manaf juga didaulat untuk melakukan pengguntingan rambut untuk pertama kalinya bagi bayi Raohan Sad.

Acara aqiqah tersebut terlaksana berkat kerja sama antara Dinas Sosial, Baznas, Kantor Kementerian Agama Bulukumba dan Panti Asuhan Saadatul Banaat.

Di acara aqiqahnya, bayi yang usianya genap tujuh hari tersebut digunting rambutnya dan diberikan nama sebagai identitasnya

“Namanya Raohan Sad,” ujar Hj. Banri Alang, pembina Panti Asuhan Saadatul Banaat.

Sebelum pengguntingan rambut, mantan anggota DPRD Sulsel itu berdoa, “Semoga tumbuh besar menjadi penghafal al-Quran,” pintanya yang diaminkan oleh Kadis Sosial dan Kepala Kemenag Bulukumba beserta undangan yang hadir.

Usai diaqiqah, Wabup Edy Manaf menyerahkan secara resmi pengasuhan anak tersebut kepada Panti Asuhan Saadatul Banaat dan dibantu oleh Dinas Sosial dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bulukumba.

Pada kesempatan tersebut, Edy Manaf juga berpesan agar bayi yang ditemukan pada hari ini di perbatasan Kajang – Herlang agar diaqiqah juga di Panti Asuhan Saadatul Banaat bersama Dinsos dengan biaya dari Baznas Kab. Bulukumba.

“Urusan aqiqah, saya serahkan ke Baznas, termasuk bayi yang baru ditemukan di Kajang,” pintanya.

Pada momentum acara aqiqah tersebut, Panti Asuhan Saadatul Banaat menyelenggarakan acara Dongeng Ceria bagi 70-an anak panti binaannya.

Hadir sebagai pembawa acara Kak Iman Surahman, pendongeng nasional dari Jakarta yang telah malang-melintang mengisi berbagai acara dongeng di berbagai TV Nasional.

Pendiri Yayasan Yatim Seribu Pulau itu merasa sangat bahagia dan gembira bisa bertemu dengan anak-anak dam saudara-saudara baru yang ada di Bulukumba. (Ihsan)

Leave a Reply