Pemkab Maros Bentuk Kembali Forum TJSL untuk Perkuat Pengawasan Program CSR Perusahaan

MAROS,MENARAINDONESIA.com-Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas Sosial kembali membentuk Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai langkah memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan di daerah. Pembentukan forum tersebut berlangsung di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Maros, Kamis (30/7/2026).

Forum ini dibentuk untuk memastikan pelaksanaan program TJSL dan CSR berjalan secara transparan, akuntabel, serta selaras dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Kabupaten Maros.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Maros, Andi Riswan Akbar, menjelaskan bahwa Forum TJSL akan menjadi wadah koordinasi sekaligus pengawasan terhadap realisasi program CSR yang dijalankan perusahaan.

“Forum TJSL dibentuk untuk memastikan pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan dapat berjalan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Kami berharap seluruh program yang disalurkan perusahaan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung prioritas pembangunan daerah,” ujar Andi Riswan Akbar.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Maros, perwakilan perusahaan, organisasi kepemudaan, organisasi masyarakat sipil, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Melalui musyawarah yang berlangsung dalam forum, peserta menyepakati Chaerul Syahab, yang saat ini menjabat sebagai Ketua KONI Kabupaten Maros sekaligus Ketua KNPI Kabupaten Maros, sebagai Ketua Forum TJSL Kabupaten Maros.

Sementara itu, Sekretaris KNPI Kabupaten Maros, Ahmad Takbir Abadi, menilai keberadaan Forum TJSL menjadi instrumen penting untuk mengawal pelaksanaan kewajiban sosial perusahaan agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Dengan terbentuknya kembali Forum TJSL, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Forum ini menjadi ruang koordinasi sekaligus pengawasan agar program TJSL dan CSR benar-benar tepat sasaran, transparan, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Maros,” kata Ahmad Takbir Abadi.

Forum TJSL diharapkan mampu memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan perusahaan dalam menyusun, melaksanakan, hingga mengevaluasi berbagai program tanggung jawab sosial sehingga pelaksanaannya lebih terarah dan berkelanjutan.

Melalui pembentukan kembali forum ini, Pemerintah Kabupaten Maros menegaskan komitmennya untuk mendorong pelaksanaan program CSR yang tidak hanya memenuhi kewajiban perusahaan, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat serta mendukung pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Leave a Reply