Bupati Maros Buka Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi

MAROS,MENARAINDONESIA.com-Bupati Maros Chaidir Syam membuka kegiatan Pembekalan dan Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi yang diselenggarakan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (PUTRPKPP) Kabupaten Maros.

Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga B Kantor Bupati Maros, Rabu (16/9/2026). Hadir dalam kegiatan itu Kepala Dinas PUTRPKPP Kabupaten Maros Ir. M. Alfian Amril, M.Si., serta peserta yang berasal dari penyedia jasa konstruksi, pegawai Dinas PU, dan asosiasi konstruksi.

Pembekalan dan uji sertifikasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maros meningkatkan kompetensi dan profesionalitas tenaga kerja di sektor konstruksi. Melalui pembekalan, peserta mendapatkan pemahaman sekaligus persiapan sebelum mengikuti tahapan uji sertifikasi.

Ujian sertifikasi tenaga kerja konstruksi dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 17 September 2026. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat memastikan tenaga kerja konstruksi memiliki kompetensi yang sesuai dengan standar yang dipersyaratkan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi.

Direktur CV Bintang Selatan, Sugandi, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, pembekalan dan sertifikasi menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi.

“Kami mengapresiasi kegiatan ini karena sertifikasi sangat penting bagi tenaga kerja konstruksi. Dengan adanya pembekalan seperti ini, para pekerja bisa lebih memahami standar dan kompetensi yang dibutuhkan dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi,” ujar Sugandi.

Ia menambahkan, peningkatan kompetensi tenaga kerja tidak hanya memberikan manfaat bagi para pekerja, tetapi juga bagi penyedia jasa konstruksi dalam menjaga kualitas pekerjaan yang dilaksanakan.

Pemerintah Kabupaten Maros melalui Dinas PUTRPKPP terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi. Upaya tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung ketersediaan tenaga kerja yang kompeten seiring dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maros.

Melalui pembekalan dan uji sertifikasi ini, tenaga kerja konstruksi diharapkan semakin profesional dan memiliki kompetensi yang terukur, sehingga dapat turut mendukung peningkatan mutu pekerjaan konstruksi serta pembangunan infrastruktur di Kabupaten Maros.

Leave a Reply