GOWA,MENARAINDONESIA.com-Tim dosen Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM) memberikan pelatihan perawatan sistem Air Conditioning (AC) mobil kepada siswa SMKN 5 Gowa, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang digelar di Bengkel Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMKN 5 Gowa tersebut merupakan bagian dari Program Kemitraan Masyarakat (PKM) sebagai implementasi tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Program ini dikoordinasikan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM.
Tim PKM FT UNM dipimpin Ir. Muhammad Farid, S.Pd., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN Eng., dengan anggota Ir. Wabdillah, S.Pd., M.Pd., dan Ahmad Wahidiyat Haedar, S.Pd., M.Pd.
Pelatihan dirancang untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus keterampilan siswa dalam memahami sistem AC kendaraan dan melakukan perawatan secara tepat. Materi diberikan melalui pemaparan teori, diskusi interaktif, hingga praktik langsung menggunakan fasilitas bengkel sekolah.
Wakil Kepala SMKN 5 Gowa Bidang Humas dan Industri, Muhammad Ilyas, S.Pd., menyambut positif pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi memberikan pengalaman tambahan bagi siswa yang dapat memperkuat kompetensi mereka sebelum memasuki dunia kerja.
“Melalui pelatihan sistem AC mobil, siswa memperoleh tambahan pengetahuan dan keterampilan untuk melengkapi pembelajaran yang telah diberikan guru sebagai bekal bekerja di dunia industri,” kata Ilyas.
Ia berharap kerja sama antara SMKN 5 Gowa dan UNM dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan vokasi.
“Kami mengharapkan ada tindak lanjut berupa monitoring dan sharing materi pembelajaran yang relevan dengan jurusan yang ada di sekolah kami,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Kepala Bengkel TKR SMKN 5 Gowa, Mahmud Muin, S.Pd., Gr. Ia menilai kolaborasi dengan perguruan tinggi menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, terutama guru dan siswa di bidang pendidikan vokasi.
“Kami berharap kolaborasi antara sekolah dan UNM terus berlanjut untuk meningkatkan kualitas SDM guru dan siswa,” kata Mahmud.
Sementara itu, Ketua Tim PKM FT UNM, Muhammad Farid, mengatakan pelatihan tersebut tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga memberikan pengalaman praktik kepada siswa.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan siswa, baik dalam penguasaan teori maupun keterampilan praktik perawatan sistem AC mobil,” ujar Farid.
Dalam pelaksanaannya, siswa mendapatkan materi mengenai sistem AC kendaraan sekaligus pendampingan dalam melakukan prosedur perawatan. Tim dosen memberikan arahan secara langsung agar siswa memahami tahapan kerja serta penerapan prosedur yang tepat di lapangan.
Menurut Farid, kegiatan pengabdian tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah vokasi. Kolaborasi semacam ini dinilai penting agar materi pembelajaran di sekolah semakin selaras dengan perkembangan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut sebagai bentuk kemitraan antara UNM dan SMKN 5 Gowa, khususnya dalam pelatihan bidang otomotif maupun bidang lain yang dikembangkan di sekolah,” ujar tim PKM.
Selain pelatihan teknis, kegiatan juga dilanjutkan dengan diskusi antara tim dosen FT UNM, pimpinan sekolah, dan guru. Pembahasan diarahkan pada peluang kerja sama lanjutan, seperti pendampingan materi pembelajaran, pelatihan intensif, hingga penelitian yang melibatkan dosen dan mahasiswa UNM.
Melalui kegiatan tersebut, FT UNM berharap transfer pengetahuan dan teknologi kepada siswa SMKN 5 Gowa dapat berlangsung secara berkelanjutan. Sinergi perguruan tinggi dan pendidikan vokasi diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi teknis sekaligus lebih siap menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Leave a Reply