MAROS,MENARAINDONESIA.com-Bupati Maros, Chaidir Syam, menghadiri doa bersama yang digelar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Maros di Masjid Agung Maros, Rabu (3/9/2025). Acara ini diikuti tokoh masyarakat, mahasiswa, dan jamaah umum.
Ketua PMII Maros, Muhammad Saleh, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud keprihatinan atas kondisi demokrasi Indonesia yang tengah menghadapi berbagai tantangan. Doa bersama juga dipersembahkan bagi para pejuang demokrasi yang telah gugur serta keselamatan bangsa.
“Kami ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk merenung dan berdoa bersama demi masa depan bangsa yang lebih baik,” ungkap Saleh.
Dalam kesempatan itu, Bupati Chaidir Syam mengapresiasi inisiatif PMII Maros. Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga nilai demokrasi sekaligus memperkuat persatuan bangsa. Menurutnya, doa dan refleksi spiritual merupakan penyeimbang dari ikhtiar sosial dan politik.
Acara berlangsung khidmat, diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an, tausiyah singkat dari tokoh agama, dan doa bersama yang dipimpin Imam Besar Masjid Agung Maros. Seluruh peserta tampak khusyuk mengikuti rangkaian doa yang ditujukan untuk kedamaian dan keselamatan Indonesia.
Kegiatan ini diharapkan menjadi pengingat moral bagi generasi muda, khususnya mahasiswa, agar terus memperjuangkan keadilan dan demokrasi secara damai. PMII Maros menegaskan bahwa doa bersama serupa akan digelar rutin sebagai komitmen memperkuat nilai kebangsaan dan persatuan.
Leave a Reply