MAROS,MENARAINDONESIA.com-Bupati Maros, Dr. H. A. S. Chaidir Syam, S.IP., M.H., secara resmi meluncurkan Gerakan Ibu Membacakan Buku kepada Anak Sebelum Tidur dalam Rapat Koordinasi Bunda PAUD dan Bunda Literasi se-Kabupaten Maros. Kegiatan ini digelar di Aula Kantor Bupati Maros, Kamis (26/6/2025), dan dihadiri oleh para Bunda PAUD dan Bunda Literasi dari tingkat desa, kelurahan, hingga kecamatan.
Peluncuran gerakan ini merupakan bagian dari strategi penguatan ekosistem literasi berbasis keluarga. Dalam sambutannya, Bupati Chaidir Syam menegaskan bahwa peran ibu sangat sentral dalam membentuk budaya baca di lingkungan keluarga. Ia menilai, kegiatan membacakan buku sebelum tidur dapat menjadi kebiasaan kecil dengan dampak besar bagi peningkatan minat baca anak sejak usia dini.
“Penguatan kualitas pendidikan dimulai dari rumah. Dalam keluarga, ibu memiliki peran strategis sebagai penggerak literasi pertama. Karena itu, melalui gerakan ini kita harap tumbuh keluarga aktif literasi yang berkelanjutan,” ujar Chaidir Syam.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Maros telah menetapkan bahwa anak yang akan masuk SD Negeri harus merupakan lulusan PAUD. Kebijakan ini selaras dengan komitmen membangun fondasi pendidikan sejak dini.
Bupati Chaidir juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian Kabupaten Maros dalam Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) tahun 2024, yang mencapai 90,94 persen. Angka ini menjadikan Maros sebagai kabupaten dengan TGM tertinggi di Sulawesi Selatan, jauh di atas rata-rata provinsi yang hanya 72,46 persen.
“Ini menjadi bukti bahwa semangat literasi kita sudah tumbuh dengan baik, tinggal kita rawat dan kembangkan dengan program konkret seperti gerakan membacakan buku sebelum tidur,” tambahnya.
Peluncuran gerakan ini didampingi oleh Bunda Literasi Kabupaten Maros yang juga Ketua Tim Penggerak PKK, Apt. Hj. Ulfiah Nur Yusuf Chaidir, S.Si., serta Sekretaris Tim Penggerak PKK Fitriani dan Ketua Tim Pendamping Literasi Maros, Bachtiar Adnan Kusuma.
Gerakan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi praktik harian yang diterapkan oleh seluruh keluarga di Maros. Bupati Chaidir menekankan bahwa sinergi antara Bunda PAUD, Bunda Literasi, dan masyarakat luas sangat dibutuhkan untuk menciptakan generasi cerdas dan gemar membaca.
“Dengan membiasakan ibu membacakan buku sebelum tidur, kita sedang menanam benih kecintaan terhadap ilmu sejak dini,” tutup Chaidir.
Leave a Reply