Bupati Maros dan Wakil Bupati Resmi Buka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Tahun 2024 di Mallawa

img img

MAROS,MENARAINDONESIA.com-Pemerintah Kabupaten Maros memulai serangkaian kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) untuk tahun perencanaan 2025. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Bupati Maros H.A.S Chaidir Syam yang didampingi oleh Wakil Bupati Hj. Suhartina Bohari. Acara ini berlangsung pada Senin (29/01/2024) di Kecamatan Mallawa.

Musrenbang Tingkat Kecamatan tahun 2024 dimulai dari Kecamatan Mallawa dan akan dilanjutkan ke Kecamatan Camba dan Cenrana. Targetnya, proses musrenbang untuk 14 kecamatan di Kabupaten Maros akan selesai pada tanggal 6 Februari 2024.

Bupati Maros menjelaskan bahwa Musrenbang ini merupakan pembahasan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2025 dengan tema “Percepatan Pembangunan Wilayah yang Berkualitas untuk Mewujudkan Pemerataan Wilayah”. Salah satu prioritas pembangunan tahun 2025 adalah peningkatan produktivitas ekonomi berbasis potensi ekonomi wilayah.

“Kita perlu membangun konektivitas antar desa, kecamatan, dan kabupaten untuk mendukung pembangunan ekonomi wilayah,” ungkapnya.

Musrenbang merupakan kolaborasi antara pemerintah daerah, kecamatan, kelurahan, desa, dan masyarakat dalam menghasilkan rencana pembangunan tahunan daerah. Bupati Maros juga menyoroti upaya pembangunan infrastruktur di wilayah Mallawa, Camba, dan Cenrana, yang telah mendapatkan anggaran signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

“Kami telah mengalokasikan sekitar Rp50 miliar untuk pembangunan infrastruktur di Kecamatan Mallawa, dan tahun ini tambahan anggaran sebesar Rp19,5 miliar untuk pembangunan jalan,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan daya saing sumber daya manusia, kualitas hidup masyarakat secara inklusif, serta peningkatan ketahanan ekologi, ketahanan bencana, dan kelestarian lingkungan menjadi prioritas lain dalam pembangunan tahun 2025. Bupati menekankan bahwa RKPD yang disusun harus benar-benar berorientasi pada kepentingan masyarakat dan berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.

ads

Leave a Reply