LUWU,MENARAINDONESIA.com-Mewujudkan Visi Kabupaten Luwu yang Maju, Sejahtera dan Mandiri Dalam Nuansa Religi, memberi warna tahun 2022. Lembaran tahun ke-empat pemerintahan Bupati Luwu, Dr. Drs. H. Basmin Mattayang masih diperhadapkan dampak Covid-19 yang juga harus bersiap menghadapi beragam tantangan global, sehingga APBD tahun 2022 disusun agar antisipatif, responsif, dan fleksibel serta tetap mencerminkan optimisme dan keberpihakan kepada masyarakat.
Dengan berpijak pada strategi awal tersebut, maka Pemerintah Kabupaten Luwu mengusung tema pembangunan untuk tahun 2022, yaitu “Penguatan Infrastruktur dan Pengembangan Perekonomian Berbasis pada Sektor Unggulan Daerah”.
Berangkat dari kebijakan reformasi struktural serta memperhitungkan dinamika pandemi Covid-19, asumsi target indikator ekonomi makro yang dipergunakan pada tahun 2022 antara lain, pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada di angka 6,91 persen, angka kemiskinan 11,69 persen, tingkat pengangguran terbuka 4,1 persen, dan indeks pembangunan manusia berada pada angka 71,04 point.
Guna menekan angka inflasi dan dampak krisis ekonomi eksrim pasca pandemi covid-19, Pemerintah Kabupaten Luwu berkolaborasi dengan unsur Forkopimda, BUMN, BUMD merangkul pelaku UMKM dan menggelar Pekan UMKM yang bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat terutama meningkatkan daya saing bagi pelaku UMKM sekaligus mengembangkan sistem jaringan usaha bagi produk UMKM unggulan.
Atas usaha-usaha tersebut perekonomian Kabupaten Luwu mampu tumbuh di posisi 6,06 % dengan PDRB perkapita Atas Dasar Harga Berlaku sebesar Rp 53,63 juta dan atas dasar harga konstan sebesar Rp29,67 juta.
Sektor pertanian masih menjadi andalan Kabupaten Luwu dengan laju pertumbuhan yang siknifikan setiap tahunnya. Hal ini didorong dengan semakin intensifnya pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi serta pembinaan kepada 2.809 kelompok tani.
Pemerintah Kabupaten Luwu juga terus menyalurkan bantuan peralatan dan mesin-mesin pertanian, bibit, dan mengendalikan distribusi pupuk. Untuk mendorong nilai tambah bagi komoditas pertanian, investasi di sektor agroindustri dibuka dengan tetap memperhatikan aspek berkelanjutan. Dampaknya, produksi padi mencapai menjadi 363.317,07 ton, jagung 27.599,26 ton, kakao 12.311 ton, dan cengkeh 9.159 ton.
Demikian pula di sektor perikanan, sepanjang 2022 produksi perikanan Kabupaten Luwu mencapai 9.365,93 Ton, udang sebanyak 2.743,14 ton dan rumput laut sebanyak 560.210,04 ton.
Capaian ini tidak terlepas dari penguatan kepada nelayan di sepanjang pesisir Kabupaten Luwu melalui bantuan alat tangkap dan peningkatan kapasitas kepada 53 kelompok usaha bersama dan 58 Kelompok Pembudidaya Ikan.
Infrastruktur menjadi kunci untuk membuka akses pada sentra produksi barang dan jasa. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Luwu pada 2022 membangun jalan aspal sepanjang 29.925 meter dan merehabilitasi jalan aspal sepanjang 12.751 meter, pembangunan rabat beton sepanjang 7.708,80 meter, pembangunan jalan beton sepanjang 751 meter, jalan kerikil sepanjang 145.712,70 meter dan perintisan jalan sepanjang 31.927 meter, membangun jembatan dan platduiker sebanyak 25 unit, serta pembangunan talud jalan sepanjang 1.896,75 meter. Konektivitas Toraja Utara dan Luwu semakin baik, dan aksesibilitas ke Kecamatan Bastem dan Latimojong semakin lancar. Melalui kegiatan ini diharapkan indeks gini ratio dapat mencapai target di posisi 0.361.
Pemerintah juga semakin intens dalam memenuhi layanan kebutuhan dasar masyarakat melalui program bedah rumah atau pembenahan rumah tidak layak huni kepada 135 rumah tangga.
Pada sektor Pendidikan dan sosial, pemerintah kabupaten Luwu
menyalurkan bantuan penyelesaian studi bagi 236 mahasiswa; memfasilitasi 19.206 penerima manfaat Program Keluarga Harapan, dan memfasilitasi Bantuan Subsidi Upah Ketenagakerjaan.
Untuk Sektor Olahraga, pemerintah Kabupaten Luwu turut mendukung program-program yang dilaksanakan KONI terutama terkait pada pembinaan atlit serta keikutsertaan Kabupaten Luwu pada event Pra Porprov dan Porprov tahun 2022 di Sinjai-Bulukumba.
Sementara pada sektor Keagamaan, Pemerintah Kabupaten Luwu terus berupaya meningkatkan SDM agar memiliki Attitude yang baik, berkarakter dan cerdas. Program sejuta Al-Quran tetap dilanjutkan, serta dengan memberikan insentif bagi imam masjid, guru mengaji dan sekolah minggu.
Leave a Reply