MAROS,MENARAINDONESIA.com-Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, secara resmi membuka pelatihan Smart Farming dan Smart Building bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Maros. Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Maros itu berlangsung di Baruga Kantor Bupati Maros, Senin (22/6/2026).
Sebanyak 68 PPPK dari berbagai perangkat daerah mengikuti pelatihan yang akan berlangsung selama 25 hari. Program tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Maros untuk meningkatkan kompetensi aparatur dalam menghadapi perkembangan teknologi, khususnya di sektor pertanian dan pembangunan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Maros Muetazim Mansyur menegaskan bahwa penguasaan teknologi menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pelayanan publik yang lebih efektif sekaligus mempercepat pembangunan daerah.
“Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memahami dan mengimplementasikan teknologi modern yang mendukung efisiensi, produktivitas, serta inovasi dalam bidang pertanian dan pembangunan,” ujar Muetazim Mansyur.
Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di lingkungan kerja masing-masing sehingga mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Maros menjelaskan bahwa pelatihan tersebut merupakan bagian dari program pengembangan kompetensi tenaga kerja dan aparatur daerah. Kegiatan ini terlaksana melalui kerja sama antara Disnakertrans Kabupaten Maros dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Pangkep.
Melalui kolaborasi tersebut, peserta akan memperoleh materi teori dan praktik yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi terkini. Setelah menyelesaikan pelatihan, para peserta diharapkan mampu menjadi agen perubahan dalam mendorong penerapan teknologi cerdas di lingkungan kerja masing-masing.
Pembukaan pelatihan berlangsung dengan antusias dan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Kabupaten Maros dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur menuju pemerintahan yang lebih inovatif, adaptif, dan berdaya saing.
Leave a Reply