MAROS,MENARAINDONESIA.com-Bupati Maros, H.A.S. Chaidir Syam, mendengarkan secara langsung aspirasi anak-anak Kabupaten Maros dalam upacara bendera yang digelar di Lapangan Pallantikang, Senin (27/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 yang diperingati setiap 23 Juli.
Dalam upacara tersebut, empat perwakilan anak dari berbagai jenjang pendidikan membacakan Suara Anak Maros, yang berisi harapan dan aspirasi mengenai pemenuhan hak-hak anak, khususnya di bidang pendidikan, perlindungan, kesehatan, dan partisipasi dalam pembangunan daerah.
Salah satu aspirasi yang disampaikan menekankan pentingnya pemerataan akses pendidikan yang berkualitas bagi seluruh anak di Kabupaten Maros, termasuk mereka yang tinggal di wilayah pedesaan dan daerah yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Kami berharap setiap anak di Kabupaten Maros memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak, baik di kota maupun di desa-desa yang jauh,” ujar salah seorang perwakilan anak saat membacakan Suara Anak Maros.
Menanggapi aspirasi tersebut, Bupati Maros, Chaidir Syam, menegaskan bahwa suara anak merupakan masukan penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.
“Suara anak adalah cerminan harapan generasi penerus yang harus kita dengarkan bersama. Pemerintah Kabupaten Maros berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan pendidikan, kesehatan, perlindungan, serta ruang tumbuh yang aman dan ramah anak hingga menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Maros,” ujar Chaidir Syam.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga harus memastikan terpenuhinya hak-hak anak sebagai investasi bagi masa depan daerah. Karena itu, pemerintah daerah terus memperkuat berbagai program yang mendukung terwujudnya Kabupaten Layak Anak melalui kolaborasi dengan sekolah, keluarga, dan masyarakat.
Pembacaan Suara Anak Maros menjadi salah satu agenda utama dalam upacara tersebut karena memberikan ruang partisipasi bagi anak-anak untuk menyampaikan pandangan dan harapan mereka secara langsung kepada pemerintah.
Momentum Hari Anak Nasional 2026 di Kabupaten Maros diharapkan semakin memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Pemerintah Kabupaten Maros juga menegaskan komitmennya untuk terus melibatkan anak dalam berbagai forum pembangunan sebagai bentuk penghormatan terhadap hak partisipasi mereka sebagaimana diamanatkan dalam perlindungan hak anak.
Leave a Reply