Walau Virtual, Pendidikan Karakter harus tetap jadi Perhatian

menara-indonesia

menara-indonesia

img img

MAKASSAR, MENARAINDONESIA.com – Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan tanggal 10 November 2020, Masika ICMI Sulawesi Selatan melaksanakan Dialog Pendidikan dengan tema “membangun potensi pendidikan Sulawesi Selatan di era pandemi Covid-19 menyongsong era Revolusi 4.0” yang dilaksanakan di Cafe Rodel.

Hadir pada dialog pandidikan tersebut adalah Prof. Dr. H. Heri Tahir, SH, MH (Kord. Bidang pendidikan TGUPP Sulsel), Dr. H. Adi Suryadi Culla, MA (Ketua Dewan Pendidikan Sulsel), Ismail Bahctiar, S.KM (Anggota Komisi E DPRD Sulsel), Muh. Ramli Rahim, S.Si ( Ketua IGI). Kegiatan ini dipandu oleh Hariaman S. Maddeppungang, S.Pd. M. Pd., Pengurus Masika ICMI Sulsel.

Dalam pemaparannya Prof, Heri Tahir menyampaikan bahwa orientasi pendidikan di indonesia adalah pendidikan karakter, sehingga walaupun pendidikan secara virtual harus tetap di topang oleh pendidikan karakter.

Anggota Legislatif Prov Sulsel komisi E, Ismail bachtiar menjelaskan bahwa masalah pendidikan hari ini karena banyaknya regulasi yang saling tumpang tindih di wilayah pendidikan dan tidak didasarkan pada kajian geografis dan kajian budaya. “Sekarang ini pemerintah Sulsel berusaha keluar dari masalah pendidikan yang ada pada hari ini.” tutur Ismail Bachtiar. Ismail juga mendorong peran anak muda dalam memberikan kontribusi terutama dalam bidang pendidikan di Sulawesi Selatan.

Narasumber ketiga adalah Ketua Ikatan Guru Indonesia, Muh. Ramli Rahim mendorong terbitnya SK Pemerintah Daerah Terkait guru Non PNS sehingga ada jaminan terhadap kesejahteraan guru non PNS.

Dr. H. Adi Suryadi Culla menjelaskan masalah pendidikan di Era Pandemi sekarang ini, menurutnya dbutuhkan peran pemerintah dan peran guru dalam menentukan metode yang terbaik digunakan dalam proses pembelajaran virtual dengan mempertimbangan kondisi geografis dan kondisi budaya di tiap daerah.

Ketua Panitia, Samsang Syamsir, menjelaskan bahwa kegiatan dialog kependidikan terselenggara atas kerjasama Masika ICMI Orwil Sulsel dengan Pemerintah Provinsi dalam hal ini Tim Gubernur Untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Sulsel. “Kegiatan ini menghadirkan peserta dari berbagai latar belakang seperti organisasi kepemudaan, kemahasiswaan, LSM, praktisi pendidikan.

“Kegiatan ini dimaksudkan sebagai upaya mnghidupkan narasi-narasi pendidikan di tengah Pandemi dengan mengidentifikasi problem kependidikan dan mendorong sistem kependidikan yang adaptif terhadap situasi Pandemi”. Terangnya.

Ketua Masika ICMI Sulsel, Ardiansyah S. Pawinru, berharap dengan dihadirkannya Dialog Pendidikan di Hari Pahlawan ini bisa melahirkan gagasan mengenai masalah-masalah pendidikan yang ada pada hari ini dengan tetap menjiwai semangat pahlawan dalam setiap menetasan masalah kependidikan yang ada di Indonesia.(*)

ads

Leave a Reply