MAROS,MENARAINDONESIA.com-Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi David Syamsuddin, membuka secara resmi Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Maros. Kegiatan tersebut berlangsung di Baruga Kantor Bupati Maros pada Kamis (4/12/2025).
Pelatihan ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat kapasitas aparatur, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana. Para peserta dibekali pemahaman dasar kebencanaan, teknik mitigasi, serta keterampilan tanggap darurat yang diperlukan untuk meminimalkan risiko dan dampak bencana di wilayah Maros.
Dalam sambutannya, Andi David Syamsuddin menekankan pentingnya kesiapsiagaan sebagai kunci utama pengurangan risiko bencana. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperkuat sistem mitigasi serta koordinasi lintas sektor guna memastikan respons yang cepat, tepat, dan terukur ketika menghadapi kondisi darurat.
“Kesiapsiagaan harus menjadi budaya bersama. Melalui pelatihan ini, kita ingin membangun kemampuan kolektif menghadapi berbagai potensi bencana,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara BPBD, perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya mitigasi bencana. Dengan sinergi yang kuat, pemerintah daerah berharap upaya pengurangan risiko dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
BPBD Maros telah menyiapkan rangkaian materi dan simulasi lapangan, mulai dari manajemen risiko, pertolongan pertama, hingga teknik evakuasi dan penggunaan peralatan kebencanaan. Melalui pelatihan ini, Pemerintah Kabupaten Maros menargetkan terciptanya masyarakat yang lebih siap, sigap, dan tangguh menghadapi bencana di tahun-tahun mendatang.
Leave a Reply