MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Ditengah kesibukan Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menggelar Makassar Internasional Eight Festival and Forum (F8), ratusan massa mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus menggeruduk kantor Balai Kota Makassar, Jumat (09/09/2022) sore.
Mereka menyampaikan protes terhadap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dianggap menambah problema negara saat ini.
“Negara kita sudah banyak problem ditambah lagi soal kenaikan BBM padahal kita ketahui baru saja masyarakat mengalami pandemi Covid-19,” sebut Jendral Lapangan Cipayung Plus, Rino Sengu.
Menurutnya, kenaikan harga BBM akan menyengsarakan rakyat mengingat akan berdampak terhadap kenaikan harga bahan pokok.
Selain itu, massa Cipayung Plus juga meminta Walikota Makassar untuk mencabut pernyataannya soal mendukung kenaikan harga BBM. Mereka pun meminta agar orang nomor satu di Makassar itu segera menarik ucapannya dalam tempo 1×24 jam.
“Pernyataan Walikota Makassar bahwa kenaikan harga BBM tidak membuat rakyat susah itu adalah keliru. Kami memberi waktu 1×24 jam agar bapak Walikota mencabut pernyataannya tersebut,” tegasnya.
“Ucapan danny merupakan Sikap politik yang mencerminkan bahwa dia tidak berpihak pada rakyat,” tandasnya.
Meskipun demikian, ratusan massa dari Cipayung Plus ini tidak berhasil menemui Walikota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto.
Untuk diketahui, organisasi mahasiswa yang tergabung dalam aksi demonstrasi ini dan menamakan diri sebagai Cipayung Plus terdiri dari SEMMI Makassar, KMHDI Makassar, HMI Cabang Makassar, HMI Cabang Makassar Timur, LMND Cabang Makassar, PMKRI Makassar, GMKI Makassar, PMII Makassar, dan GMNI Makassar.
Leave a Reply