BULUKUMBA,MENARAINDONESIA.com-Proyek pembangunan jaringan bawah laut di Kabupaten Bulukumba yang berada di empat Kecamatan (Bontobahari, Bontotiro, Herlang, Kajang) telah merugikan nelayan.
Dimana saat ini sudah ada sekitar 200 rumpon milik nelayan yang telah di hancurkan atas proyek tersebut.
Bupati Bulukumba Andi Muchtar Ali Yusuf tidak mengetahui atas pelaksanaan mega proyek jaringan bawah laut tersebut “Proyek apa, saya tidak tahu,” katanya.
Sama Halnya dengan Bupati Bulukumba, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.Bulukumba, H Rijal S Sos yang di konfirmasi juga tidak mengetahui terhadap Mega proyek pembangunan jaringan bawah laut yang berada di Kab. Bulukumba.
“Saya juga baru dengar kalau ada mega proyek bawah laut yang ada di bulukumba,” ucapnya, Minggu (28/08/2022).
Rijal juga menyampaikan jika secepatnya akan mengarahkan Anggota DPRD khususnya pada Dapil 1 dan dapil 4 untuk meninjau secara langsung nelayan yang rumponnya di rusak.
“Ini kan hari libur, besok kami coba rapat dengan ketua fraksi untuk membicarakan persoalan ini,” terangnya.
Sementara Kabid Perikanan Tangkap, Dinas Perikanan Kabupaten Bulukumba, Yusli Sandi saat di konfirmasi tidak terlalu banyak bicara terkait persoalan tersebut.
“Mungkin bagus datang maki saja besok pada saat aksi,” singkatnya melalui pesan WhatsApp.
Leave a Reply