TAKALAR,MENARAINDONESIA.com-SMK Negeri 4 Takalar menggelar pelatihan penggunaan scantool bagi siswa Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR) sebagai upaya meningkatkan kompetensi di bidang otomotif modern. Kegiatan ini berlangsung di ruang praktik TKR dan bertujuan membekali siswa kemampuan mendiagnosis kerusakan kendaraan menggunakan perangkat elektronik, sejalan dengan tuntutan industri otomotif berbasis digital.
Pelatihan dibuka secara resmi oleh Kepala SMK Negeri 4 Takalar, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya penguasaan teknologi otomotif modern di era digitalisasi kendaraan.
“Kendaraan masa kini tidak lagi hanya bergantung pada sistem mekanik, tetapi juga dikendalikan oleh sistem elektronik yang kompleks. Karena itu, siswa harus siap menghadapi perkembangan teknologi ini agar mampu bersaing di dunia kerja,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang dilaksanakan oleh tim dosen dari Universitas Negeri Makassar (UNM). Tim pengabdi terdiri atas Jumadin, S.Pd., M.Pd., Prof. Hamsu Abd. Gani, M.Pd., dan Fauzia, S.T., M.T. yang bertindak sebagai narasumber dan instruktur utama.
Dalam pelatihan tersebut, para narasumber memberikan materi mengenai konsep, fungsi, dan prosedur penggunaan scantool dalam menganalisis kode kerusakan pada kendaraan modern. Setelah sesi teori, kegiatan dilanjutkan dengan praktik langsung di bengkel otomotif sekolah. Sebanyak 20 siswa jurusan TKR mengikuti pelatihan ini dengan antusias.
Mereka belajar mengenali perangkat scantool, membaca data hasil diagnosis, hingga menentukan langkah perbaikan yang tepat sesuai hasil deteksi kerusakan.
Menurut Jumadin, S.Pd., M.Pd., kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keterampilan teknis siswa serta memperkenalkan mereka pada praktik kerja berbasis teknologi.
“Pelatihan ini menjadi langkah penting untuk menjembatani antara teori di kelas dengan kebutuhan dunia industri otomotif modern. Siswa perlu dibekali kemampuan membaca data elektronik kendaraan agar siap menghadapi era digitalisasi otomotif,” jelasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kerja sama antara UNM dan SMK Negeri 4 Takalar semakin kuat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan vokasi, khususnya di bidang otomotif. Sekolah menargetkan agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna mencetak lulusan yang unggul, adaptif, dan siap kerja di industri berbasis teknologi.
Leave a Reply