MAROS,MENARAINDONESIA.com-Turnamen sepak bola AWM Cup ke-3 resmi berakhir dengan kemenangan dramatis tim Tipis Tipis FC atas Minasa Baji FC melalui adu penalti, Kamis (9/10/2025).
Laga final yang digelar di Lapangan Sepak Bola Tanralili itu menjadi puncak kompetisi antar-klub desa yang berlangsung meriah dan sarat sportivitas.
Pertandingan berjalan ketat sejak awal hingga waktu normal dan tambahan waktu berakhir dengan skor imbang. Drama terjadi di babak adu penalti, di mana Tipis Tipis FC akhirnya memastikan gelar juara dengan skor 5–4.
Bupati Maros H.A.S. Chaidir Syam, S.IP., M.H. yang menutup secara resmi turnamen tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia penyelenggara.
Ia menilai AWM Cup bukan hanya wadah kompetisi, tetapi juga ajang mempererat kebersamaan antarwarga desa.
“Saya bangga melihat semangat sportivitas dan persaudaraan para pemain. Turnamen ini menjadi bukti bahwa olahraga mampu memperkuat persatuan dan mendorong kemajuan daerah,” ujar Chaidir Syam.
Turnamen AWM Cup merupakan agenda tahunan yang digagas oleh Alwildan Mustahir, anggota DPRD Kabupaten Maros dari Fraksi PAN.
Legislator muda berusia 24 tahun ini konsisten menjadikan turnamen tersebut sebagai sarana pembinaan bakat sepak bola lokal, khususnya di wilayah Tanralili, Tompobulu, dan Moncongloe.
Menurut Wildan, sepak bola memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan solidaritas generasi muda.
“Selama saya diberi amanah, AWM Cup akan terus menjadi agenda tahunan. Ini bukan hanya soal menang atau kalah, tapi tentang membangun karakter, solidaritas, dan kebanggaan terhadap identitas lokal,” katanya.
Ia menambahkan, ke depan turnamen ini akan terus dikembangkan dengan peningkatan kualitas manajemen pertandingan dan dukungan infrastruktur olahraga di tingkat desa.
Penutupan turnamen turut dihadiri Wakil Bupati Maros Muetazaim Mansyur, Ketua DPRD Maros Muhammad Gemilang Pagessa, dan Ketua KONI Maros Marjan Massere.
Kehadiran para pejabat tersebut menjadi simbol kuatnya sinergi antara pemerintah daerah, legislatif, dan organisasi olahraga dalam mendorong pembinaan atlet muda.
Ketua KONI Maros, Marjan Massere, menilai AWM Cup sebagai ajang efektif dalam menjaring talenta sepak bola daerah.
“Turnamen seperti ini penting untuk menemukan bibit unggul yang bisa dibina hingga ke tingkat kabupaten bahkan provinsi,” ucapnya.
Dengan berakhirnya AWM Cup ke-3, masyarakat berharap edisi berikutnya akan menghadirkan lebih banyak peserta dan memperkuat posisi Kabupaten Maros sebagai salah satu daerah dengan ekosistem olahraga yang aktif dan produktif di Sulawesi Selatan.
Leave a Reply