Akademisi UNM Apresiasi Replika Lorong Wisata di F8 Makassar

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Booth Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Makassar mampu mencuri perhatian pengunjung pada Makassar International Eight Festival & Forum (F8) Tahun 2024. Booth DKP yang terletak di zona dua ini menghadirkan Replika Lorong Wisata yang menjadi representasi dari lorong wisata di Kota Makassar.

Pengunjung di booth ini dapat melihat berbagai potensi yang ada di lorong wisata, baik dalam bentuk gambar maupun fisik. Tanaman produktif seperti pohon cabai dan selada menjadi salah satu daya tarik utama.

Salah satu pengunjung asal Kabupaten Gowa, merasa kagum melihat lorong yang disulap menjadi tempat wisata dengan tanaman produktif dan dinding yang menarik.

“Bagus sekali lorong di Kota Makassar, seperti berada di kebun. Ada pohon cabai, sayur-sayuran, dan tanaman lainnya,” tuturnya.

Haerul, seorang akademisi dari Universitas Negeri Makassar (UNM), juga memberikan apresiasinya kepada DKP Kota Makassar atas inisiatif menghadirkan Replika Lorong Wisata di F8.

“Saya kira ini sangat bagus. DKP mampu menghadirkan Replika Lorong Wisata di F8 sehingga masyarakat yang belum mengetahui manfaat dari Lorong Wisata bisa mendapatkan informasi di sini,” ujar Haerul.

Menurut Haerul, Lorong Wisata yang diinisiasi oleh Wali Kota Makassar, Danny Pomanto, merupakan program strategis yang bertujuan membangun perekonomian masyarakat lorong. Program ini layak didukung oleh seluruh masyarakat.

“Lorong Wisata meningkatkan pendapatan masyarakat. Banyak warga yang terlibat dalam kegiatan ekonomi kreatif di lorong wisata, seperti berjualan makanan dan minuman, kerajinan tangan, serta jasa lainnya. Hal ini telah meningkatkan pendapatan mereka secara signifikan,” tambah Haerul.

Haerul, yang sedang melakukan penelitian terkait dampak Lorong Wisata, juga menyatakan bahwa program ini mendorong masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial dan ekonomi di lingkungan mereka. Hal ini meningkatkan rasa memiliki dan kebanggaan terhadap lorong mereka.

Leave a Reply