Tim Akreditasi LAFKESPRI Kunjungi Puskesmas Malua, Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan

img img

ENREKANG,MENARAINDONESIA.com-Tim surveyor akreditasi dari Lembaga Akreditasi Fasilitas Kesehatan Primer (LAFKESPRI) berkunjung ke Puskesmas Malua, Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Senin (20/05/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan survei akreditasi selama tiga hari, mulai dari tanggal 20 hingga 22 Mei 2024.

Kepala Puskesmas Malua, Marlina L, ST., menyatakan bahwa kegiatan survei akreditasi ini sangat penting. “Survei akreditasi wajib dilakukan agar Puskesmas mendapatkan pengakuan dari pemerintah serta memenuhi salah satu syarat untuk bekerja sama dengan BPJS. Hal ini juga membuat petugas merasa aman karena dokumen-dokumen lengkap, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan mutu pelayanan kesehatan pasti meningkat,” ujar Marlina.

Tim surveyor akreditasi LAFKESPRI melakukan penilaian baik di dalam maupun di luar gedung Puskesmas, termasuk berkunjung ke Poskesdes dan Posyandu yang berada di Kecamatan Baraka. Dr. Muhajir, salah satu anggota tim surveyor, menekankan bahwa pelaksanaan akreditasi bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan serta tertib tata kelola administrasi di Puskesmas.

Pada penutupan acara, Kepala Puskesmas Malua, Marlina L, ST., menyampaikan kesannya selama kegiatan survei akreditasi dan mengucapkan terima kasih kepada tim surveyor, terutama kepada Dr. Muhajir, S.K.M., M.Kes., dan Dr. A. Any Mulayani, M.M.Kes., yang sangat ramah selama pelaksanaan survei. “Kami mengira yang datang akan garang dan menakutkan, ternyata subhanallah, kami diberikan malaikat penolong yang sangat luar biasa,” ungkap Marlina.

Marlina berharap bahwa akreditasi ini akan berdampak positif pada mutu layanan, kepercayaan masyarakat, dan kinerja yang semakin baik. Ia juga berharap pemerintah daerah, khususnya Dinas Kesehatan, lebih memperhatikan fasilitas dan sarana yang ada di Puskesmas.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang, Nurjanah Mandeha, S.K.M., M.Si., turut hadir dan menyampaikan bahwa Puskesmas Malua telah menjalani survei sebanyak dua kali, yakni pada tahun 2017 dan 2024. “Survei harus tetap dilaksanakan karena itu merupakan kewajiban kita sebagai Puskesmas. Puskesmas Malua sudah menjalani survei pada tahun 2017 dan 2024,” jelas Nurjanah.

Nurjanah juga menambahkan, “Apa yang kita dapatkan selama tiga hari ini bukan berarti itu adalah hasil akhir kita. Hasil yang diharapkan adalah ketika motto kita tercapai, yaitu kesembuhan dan keselamatan pasien adalah prioritas kami.”

Dengan demikian, diharapkan Puskesmas Malua dapat terus meningkatkan mutu layanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Enrekang.

ads

Leave a Reply