Tanggulangi Buangan Air Kotor Rumah Tangga, Tim Dosen UNM Gelar PKM Teknologi Sumur Resapan

MAJENE,MENARAINDONESIA.com-Sebagai bentuk perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Tim Dosen dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Makassar (LP2M UNM) melakukan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dalam hal Penerapan Teknologi Sumur Resapan sebagai Upaya Menanggulangi Buangan Air Kotor Rumah Tangga di Desa Leppangan, Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Tim PKM yang terdiri dari Dr. Faizal Amir, M.Pd., Wabdillah, S.Pd.,M.Pd., dan Jumadin, S.Pd.,M.Pd. menggelar kegiatan PKM sejak tanggal 26 Juni hingga 29 Mei 2022.

Wabdillah, S.Pd.,M.Pd. selaku Ketua Tim PKM, mengatakan sumur resapan ini dapat menanggulangi limbah buangan air kotor rumah tangga. Teknologi sumur resapan ini juga dapat menampung, menyimpan, dan menambah cadangan air tanah serta dapat mengurangi limbah rumah tangga dan limpahan air hujan ke saluran pembuangan.

Hal ini tentu saja selain dapat mencegah terjadinya banjir, air tampungan tersebut dapat dimanfaatkan pada musim kemarau.

“Sumur resapan air merupakan teknologi konversi air yang berupa bangunan dan dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur gali dengan kedalaman tertentu yang digunakan sebagai tempat penampung buangan air kotor rumah tangga dan juga air hujan kemudian meresapkannya ke dalam tanah.” ucap Ketua Tim PKM, Kamis (09/06/2022).

Ia menambahkan, teknologi sumur resapan ini tidak memerlukan biaya besar dalam pembangunannya dan memiliki konstruksi yang sederhana.

Kepala Desa Leppangan Albi, SE, mengapresiasi pembuatan sumur resapan air kotor, karena masyarakat sangat merasakan manfaatnya karena terhindar dari limbah air kotor dan bau yang menyengat.

“Semoga kegiatan ini dapat berkelanjutan, Amin.” Kata Kepala Desa Leppangan Albi, SE.

Leave a Reply