Soal Kasus Penyerangan Asrama Mahasiswa, Begini Respon IKA IPMIL Raya

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Aparat kepolisian terus bekerja keras mengejar pelaku penyerangan asrama mahasiswa Luwu dan Bone.

Penyerangan yang terjadi Minggu, (28/11/2021) kemarin itu menyebabkan satu penghuni asrama Luwu menjadi korban yang mengakibatkan putus tangan.

Menanggapi kejadian ini, Presidium Ikatan Alumni (IKA) Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (IPMIL) Raya, Darsan Dappi berharap kepolisian bekerja secara profesional.

Dikatakan Darsan, para pelaku yang melakukan penyerangan baik ke asrama Luwu maupun Bone agar bisa ditangkap.

“Kita harap kepolisian bekerja secara profesional dengan mengejar seluruh pelaku penyerangan baik di asrama Luwu maupun Bone.” ungkap Darsan via Telepon, Rabu, (01/12/2021).

“Kalau misalnya ada yang mendapat keistimewaan atau dengan kata lain hanya mengejar beberapa pelaku satu saja maka yakin dan percaya kedamaian yang kita harapakan di Kota Makassar tidak akan tercipta.” sebutnya.

Dia mengungkapkan, saat ini seluruh pihak telah memberikan dukungan kepada Kepolisian agar kota Makassar damai.

Tapi, jika langkah kepolisian kemudian tidak koperatif, lanjutnya, maka hanya akan memperkeruh suasana.

“Maka dari itu kita sangat berharap aparat kepolisian terus bekerja mengejar pelaku agar kedua belah pihak bisa tenang dan tidak ada lagi aksi lanjutan.” tegasnya.

“Jangan ada tebang pilih, inti dari permasalahan ini adalah para pelaku yang harus ditangkap yang menyebabkan kekacauan berlarut-larut. Sehingga peran kepolisian sangat dibutuhkan untuk penyelesaian konflik ini.” tutupnya. (*)

Comment