MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Pasca aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Bersatu yang menuntut pihak Kepolisian Resort Bulukumba menindak tegas para penambang ilegal di Kabupaten Bulukumba pada Senin, 20 September 2021 lalu, kini berlanjut.
Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Makassar, Mansur menyebut bahwa kasus penambangan ilegal di Bulukumba ini terkuak setelah aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Bersatu yang mengakui memiliki bukti rekaman percakapan saudara Irman dan meminta sejumlah uang dengan mencatut nama institusi Kepolisian.
“Untuk membersihkan citra kepolisian, pihak Polres harus memanggil saudara Wa’dil selaku penanggung jawab aksi saat itu, untuk dikonfirmasi mengenai kebenaran rekaman yang di akuinya terdapat pengaturan dan sindikasi baking aparat kepolisian dalam rekaman itu,” ujarnya, Sabtu (25/09/2021).
Hingga saat ini, seminggu pasca aksi demonstrasi Aliansi Masyarakat Bersatu tersebut, kata dia, belum ditindak lanjuti oleh pihak kepolisian.
“Sepertinya Polres Bulukumba belum memeriksa atau menahan saudara Irman yang diduga kuat menjadi dalang dari maraknya penambangan ilegal di Bulukumba serta diduga kuat mencemarkan nama baik institusi kepolisian. Ujar Mansur, Aktivis Mahasiswa berdarah Bulukumba.
Mansur mengaskan bahwa maraknya penambangan ilegal di Kab.Bulukumba yang diduga kuat didalangi oleh saudara Irman menjadi dalil kuat untuk menahan yang bersangkutan.
“Tidak ada alasan polres Bulukumba tidak menahan saudara Irman, itu jelas delik pidananya. Saya kira pihak Polres lebih faham soal itu. Intinya begini, sampai belum ada kejelasan terhadap sangkaan yang di arahkan kepada saudara Irman, Polres Bulukumba harus memastikan tidak boleh ada tambang yang beroperasi di Bulukumba,” tegasnya.
Leave a Reply