Ketum PB HMI Raihan Ariatama Instruksikan Kader Jangan Turun ke Jalan

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) pimpinan Abdul Muis usai gagal menggelar aksi demonstrasi di depan Istana Negara, kini kembali akan merencanakan aksi kedua pada 13 Agustus 2021 nanti. Namun hal tersebut direspon cukup berbeda dengan PB HMI kubu Raihan Ariatama.

Ketua Umum PB HMI, Raihan Ariatama mengatakan bahwa aksi demonstrasi dengan turun ke jalan bukanlah pilihan cerdas di tengah kuatnya hentakan pandemi saat ini.

Ia bahkan menginstruksikan agar sebaiknya jangan turun aksi, tetapi memilih cara-cara yang lain dengan tidak membuat kerumunan.

“Kami melihat bahwa memang kebijakan pemerintah, PPKM, dalam menangani pandemi belum maksimal, tetapi turun aksi jangan, karena justru akan menambah penyebaran, itu bukan pilihan yang cerdas saya kira,” tuturnya, Jumat (06/08/2021).

Meski begitu, kata dia, pihaknya juga tetap mengoreksi kebijakan pemerintah.

“Tetapi bukan berarti kami enggak memberi kritik ke pemerintah, kami juga tetap memberi kritik, varian aksi itu macam-macam kok. Contohnya, kemarin BEM UI mereka gak turun ke jalan tapi aspirasinya sampai ke negara hanya dengan melalui media,” kata dia saat ditemui di Makassar.

Ia menambahkan, aksi turun ke jalan memungkinkan untuk berkerumun dan tentu berpotensi untuk penyebaran Covid-19. Menurutnya, ini yang jadi pertimbangan sulit.

“Virus ini ada, dan bisa mematikan terlebih kepada orang yang memiliki penyakit bawaan, ini tidak main-main saya kira,” ungkapnya.

Raihan mendorong kader-kader HMI agar terlibat dalam penanganan pandemi Covid-19 dengan mengambil peran.

“Kader-kader juga kami dorong untuk terlibat dalam menangani pandemi khususnya bagi kader yang dari kesehatan yang mengerti soal penanganan, tetapi keterlibatannya perlu didukung oleh kampus-kampus, misalnya membebaskan mereka dari biaya kuliah selama pandemi,” pungkasnya.

Leave a Reply