Mahasiswa D4 Mesin Otomotif Terapan FT UNM Sukses Kembangkan Trainer Sepeda Motor Listrik untuk Media Pembelajaran

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Mahasiswa Program Studi D4 Mesin Otomotif Terapan, Jurusan Teknik Otomotif, Fakultas Teknik Universitas Negeri Makassar (FT UNM), berhasil mengembangkan Trainer Sepeda Motor Listrik sebagai media pembelajaran praktikum. Inovasi tersebut dipresentasikan dalam Ujian Tutup Tugas Akhir mahasiswa angkatan 2021 yang digelar di Fakultas Teknik UNM.

Tim pengembang tugas akhir terdiri atas Jufriadi, Nuralisa, Muh. Nur Fahmi Dzulqaidah, dan Rayhan Alfarezi Marhaba. Mereka mengangkat karya berjudul Rancang Bangun Trainer Sepeda Motor Listrik sebagai upaya menghadirkan media pembelajaran yang mendukung penguasaan teknologi kendaraan listrik di lingkungan pendidikan vokasi.

Sidang ujian dipimpin oleh Wakil Dekan IV Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Fiskia Rera Baharuddin, M.T., bersama Ketua Jurusan Teknik Otomotif, Prof. Dr. Drs. Syafiuddin Parenrengi, M.Pd. Proses pengujian berlangsung secara interaktif dengan menitikberatkan pada aspek desain, performa, keamanan, serta implementasi trainer sebagai media praktikum.

Penyusunan tugas akhir tersebut dibimbing oleh Dr. Mohammad Ahsan S. Mandra, S.T., M.T. selaku Pembimbing I dan Ir. Muhammad Iskandar Musa, S.Pd., M.T. sebagai Pembimbing II. Sementara itu, tim penguji terdiri atas Jumadin, S.Pd., M.Pd., selaku Penguji I yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi D4 Mesin Otomotif Terapan, serta Ahmad Kurniawan, S.Pd., M.Pd. sebagai Penguji II.

Trainer sepeda motor listrik dikembangkan menggunakan metode Research and Development (R&D) untuk menjawab kebutuhan media pembelajaran seiring berkembangnya teknologi kendaraan listrik di Indonesia. Alat ini dirancang sebagai sarana praktikum interaktif yang memungkinkan mahasiswa mempelajari sistem kerja kendaraan listrik secara langsung.

Secara teknis, trainer menggunakan motor Brushless Direct Current (BLDC) 48 Volt 1000 Watt yang dipadukan dengan baterai Lithium Iron Phosphate (LiFePO4) berkonfigurasi 15S 2P 48 Volt 30 Ah, dilengkapi Battery Management System (BMS) 15S 48V 50A serta konverter DC-DC. Rangka trainer memanfaatkan rangka sepeda motor Satria FU yang dimodifikasi secara ergonomis dengan penempatan baterai di bagian bawah untuk meningkatkan stabilitas dan keamanan selama praktikum.

Berdasarkan hasil pengujian menggunakan mesin dynotest, trainer mampu menghasilkan performa yang optimal. Pada mode percepatan tertinggi, alat mencapai kecepatan maksimum 21 kilometer per jam, daya sekitar 598 Watt atau setara 1,9 HP, serta torsi 19,7 Newton meter dengan arus puncak 12,11 Ampere. Waktu pengisian baterai hingga penuh sekitar enam jam, dengan daya tahan penggunaan mencapai 2 jam 28 menit pada kondisi beban penuh.

Wakil Dekan IV Fakultas Teknik UNM, Prof. Dr. Fiskia Rera Baharuddin, M.T., mengapresiasi inovasi yang dihasilkan mahasiswa sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan teknologi kendaraan listrik dan pendidikan vokasi.

“Karya inovatif ini merupakan bukti nyata komitmen mahasiswa dan dosen FT UNM dalam merespons transisi energi nasional menuju kendaraan ramah lingkungan. Kami mendorong agar hasil penelitian ini tidak berhenti pada tahap tugas akhir, tetapi dilanjutkan melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI), publikasi ilmiah bereputasi, serta pengembangan kerja sama dengan dunia industri maupun instansi pemerintah,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Jurusan Teknik Otomotif FT UNM, Prof. Dr. Drs. Syafiuddin Parenrengi, M.Pd., menilai hasil penelitian tersebut akan memperkuat kualitas pembelajaran berbasis praktik di laboratorium otomotif.

“Kehadiran trainer ini sangat membantu memperkuat sarana pembelajaran berbasis praktik, khususnya pada mata kuliah teknologi kendaraan listrik. Dengan biaya pengembangan yang lebih efisien dibandingkan trainer komersial, inovasi ini membuktikan bahwa mahasiswa D4 Mesin Otomotif Terapan memiliki kompetensi vokasional yang siap bersaing di dunia industri. Kami juga berharap dokumen teknis dan manual book segera disempurnakan agar trainer ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh mahasiswa pada angkatan berikutnya,” katanya.

Melalui inovasi tersebut, Fakultas Teknik UNM terus memperkuat komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mendukung pengembangan media pembelajaran berbasis riset yang relevan dengan kebutuhan industri otomotif masa depan dan transisi energi nasional.

Apabila akan dipublikasikan di website resmi FT UNM atau UNM News, berita ini sudah menggunakan gaya jurnalistik institusi perguruan tinggi dengan susunan yang sesuai standar humas, menonjolkan aspek akademik, inovasi, dan kontribusi terhadap dunia pendidikan.

Leave a Reply