MAROS,MENARAINDONESIA.com-Kepala Dinas DP3A Dalduk KB Kabupaten Maros Muh Haris membuka kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana (KB) dan pencegahan pernikahan dini di Kantor Desa Temmappadue, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri aparat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang mengikuti penyuluhan dengan antusias. Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya perencanaan keluarga dan perlindungan terhadap anak.
Dalam sambutannya, Muh Haris menegaskan bahwa keluarga memiliki peran sentral dalam membentuk generasi yang sehat dan berkualitas. Ia menekankan bahwa program KB tidak hanya berkaitan dengan pengendalian jumlah anak, tetapi juga menyangkut peningkatan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.
“Program Keluarga Berencana bukan sekadar mengatur jumlah anak, tetapi bagaimana kita membangun keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti persoalan pernikahan dini yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Menurutnya, praktik tersebut memiliki berbagai dampak negatif, baik dari sisi kesehatan maupun masa depan generasi muda.
“Pernikahan dini berisiko terhadap kesehatan ibu dan anak, serta dapat menghambat pendidikan dan masa depan anak-anak kita,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi edukatif dari narasumber terkait, meliputi perencanaan keluarga, kesehatan reproduksi, hingga langkah-langkah pencegahan pernikahan dini. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Maros berharap melalui penyuluhan ini, kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam merencanakan keluarga serta melindungi anak dari praktik pernikahan usia dini. Upaya edukasi dan pendampingan akan terus dilakukan guna mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas di daerah tersebut.
Leave a Reply