MAROS,MENARAINDONESIA.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros, Sulawesi Selatan, mulai mempersiapkan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 64 desa yang dijadwalkan berlangsung pada 20 April 2027. Jumlah pemilih diperkirakan mencapai 160.000 orang yang tersebar di 200 tempat pemungutan suara (TPS).
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Maros, Idrus, mengatakan tahapan awal Pilkades akan dimulai pada Desember 2026 dengan pembentukan panitia di tingkat desa.
“Rencananya di Desember ini kita sudah bentuk panitia di tingkat desa,” ujar Idrus usai menghadiri rapat koordinasi di Kantor Bupati Maros, Selasa (13/10/2026).
Untuk mendukung pelaksanaan seluruh tahapan pemilihan, Dinas PMD Maros mengusulkan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Dana tersebut direncanakan untuk membiayai sosialisasi, pengadaan logistik pemilihan hingga pelantikan kepala desa terpilih.
“Anggaran yang kami siapkan dan usulkan itu sebesar Rp1,3 miliar. Peruntukannya mulai dari kegiatan sosialisasi, penyiapan logistik seperti surat suara, kotak suara, dan bilik suara, hingga biaya pelantikan termasuk pakaian kepala desa terpilih,” ungkap Idrus.
Idrus menjelaskan, dari 64 desa yang akan mengikuti Pilkades serentak, sebanyak 41 desa memiliki kepala desa yang masa jabatannya berakhir pada 7 Februari 2027. Sementara itu, masa jabatan kepala desa di dua desa berakhir pada 21 April 2027 dan di 21 desa lainnya pada 15 Mei 2027.
Untuk mengisi kekosongan kepemimpinan di 41 desa yang masa jabatan kepala desanya berakhir lebih awal, Bupati Maros akan menunjuk pelaksana tugas (Plt) kepala desa dari kalangan aparatur sipil negara (ASN). Penunjukan tersebut dilakukan hingga kepala desa definitif ditetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Dari sisi partisipasi masyarakat, Dinas PMD Maros memperkirakan jumlah pemilih mencapai sekitar 160.000 orang. Pemerintah daerah juga berencana mengusulkan kebijakan izin khusus atau peliburan bagi pekerja pada hari pemungutan suara agar masyarakat memiliki kesempatan menggunakan hak pilihnya.
Pemkab Maros berharap persiapan yang dilakukan sejak akhir 2026 dapat mendukung pelaksanaan seluruh tahapan Pilkades secara tertib dan sesuai ketentuan. Pemilihan ini diharapkan menjadi ruang bagi masyarakat desa untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan pemerintahan dan pembangunan di wilayah masing-masing.
Leave a Reply