MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Fatmawati Rusdi, bersama Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, menerima kunjungan silaturahmi dari Ketua Persekutuan Gereja Indonesia Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (PGI Wilayah Sulselbar), Pdt Adrie Massie, M.Th, beserta jajaran di Rumah Jabatan Wakil Gubernur Sulsel, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Kota Makassar, Kamis (3/4/2025).
Dalam pertemuan penuh kehangatan ini, turut hadir Anggota DPR RI Rusdi Masse Mappasessu dan Ketua Komisi B DPRD Sulsel, Mario David. Kunjungan ini menjadi momentum kebersamaan serta mempererat hubungan antarumat beragama di Sulawesi Selatan, terutama dalam suasana perayaan Idulfitri.
Ketua PGI Wilayah Sulselbar, Pdt Adrie Massie, menyampaikan ucapan selamat atas pelantikan Fatmawati Rusdi sebagai Wakil Gubernur Sulsel serta doa dan harapan agar ia dapat menjalankan amanah dengan baik. Ia juga memberikan apresiasi kepada dua figur perempuan pemimpin Sulsel, Fatmawati Rusdi dan Andi Rachmatika Dewi, yang dikenal memiliki sikap sombere (ramah dan berjiwa sosial) serta dekat dengan masyarakat.
“Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Ibu Wagub. Semoga dapat menjadi pemimpin yang plural dan membawa kebaikan bagi semua,” ujar Pdt Adrie Massie.
Menanggapi hal itu, Fatmawati Rusdi mengapresiasi perhatian dan dukungan dari PGI Wilayah Sulselbar. Ia menegaskan komitmennya untuk menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang suku, agama, maupun golongan.
“Saya ini ibarat adik Bapak Pendeta yang selalu harus didoakan dan diingatkan agar terus amanah dan menjadi pemimpin yang baik,” tutur Fatmawati.
Ia juga menegaskan bahwa kebersamaan dan toleransi antarumat beragama merupakan salah satu pilar penting dalam membangun Sulawesi Selatan yang lebih maju dan harmonis.
“Silaturahmi seperti ini adalah bukti bahwa kita semua bersaudara. Pemerintah selalu terbuka untuk berdialog dan bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, demi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi simbol kuatnya semangat toleransi dan keberagaman di Sulawesi Selatan, serta mempertegas komitmen pemerintah dalam menjaga keharmonisan antarumat beragama di daerah ini.
Leave a Reply