MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-38 kader partai demokrat telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon ketua DPC di 24 Kabupaten/Kota pada Muscab serentak 3-5 November mendatang.
Ketua BPOKK-DA Demokrat Sulawesi Selatan (Sulsel), Aslan mengaku telah menerima berkas pendaftaran semua bakal calon dan nantinya akan dilakukan verifikasi oleh DPP. “Berkas para bakal calon ketua DPC akan diperiksa apakah telah memenuhi syarat dan ketentuan atau tidak. Termasuk kepesertaan dan dukungan, misalnya ada yang dukungan ganda,” ungkapnya.
Dalam berkas pendaftaran tersebut, ada juga nama mantan Ketua Umum DPP APDESI dua periode, Dr. H. Sindawa Tarang, SH., MM., MH, yang juga mantan Ketua DPD Provinsi Sulsel. Dirinya memutuskan untuk ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua DPC Kabupaten Takalar pada detik-detik akhir menjelang penutupan, diterima langsung oleh Sekretaris BPOKK-DA Demokrat Sulsel, Wahyuddin Sahruddin.
“Berkas pendaftaran dinyatakan memenuhi persyaratan dan selanjutnya akan dilakukan verifikasi untuk ditetapkan sebagai calon ketua DPC Demokrat Takalar,” katanya.
Sebelum ST panggilan akrab Sindawa Tarang, melakukan pendaftaran, dua rivalitas yang memperebutkan kursi Mercy biru di Takalar telah lebih dahulu mendaftar, yakni pengusaha asal Papua, Rusdi Marwah (RMH), dan srikandi sekaligus legislator Demokrat Husnia Rachman .
Menanggapi hal tersebut, ST yang ditemui disela sela acaranya di Hotel Claro mengaku sangat mengapresiasi langkah kedua sahabatnya itu. “Keduanya merupakan sahabat saya, dan saya sangat mengapreasi keduanya. Begitulah demokrasi, segala mekanisme dan prosedur harus ditempuh dan tetap saling menghargai satu sama lain,” tandasnya.
Ditanya tentang kedua rivalnya Rusdi maupun Husnia, ST mengaku bahwa mereka berdua adalah kader terbaik Demokrat, sahabat seperjuangan saya jadi sesungguhnya bukan rival tapi sahabat saya, yang Insya Allah apapun hasil Muscab dan keputusan Tim lima kami tetap bersama-sama sebagai garda terdepan dalam membesarkan dan memenangkan partai Demokrat di Takalar.
Menurut ST, Rusdi Marwah adalah sosok yang penuh semangat serta visioner. Dia pun mendukung yang bersangkutan untuk bertarung di Pilkada Takalar mendatang. “Saya melihat di media, Rusdi Marwah siap menjadi bupati Takalar. Saya rasa dia memang layak dan secara pribadi memberikan dukungan moril kepada sahabat saya itu,” tutur mantan Kepala Desa sebelas tahun ini.
Adapun mengenai sosok Husniah Rahman, ST mengaku sangat mengenalnya. Dia adalah legilator yang cerdas, lincah dan mampu merawat konstituennya. “Partai Demokrat membutuhkan sosok legislator yang mumpuni dan dapat merawat konstituen dengan baik. Legislator dan konstituen harus fokus saling bekerjasama membangun daerah, itulah esensi wakil rakyat,” tambahnya.
Ditanya mengenai peluangnya, ST enggan berkomentar banyak. Dia memberikan kewenangan penuh kepada panitia seleksi untuk bekerja dan selanjutnya tim 5 yang akan menentukan. “Tradisi di Demokrat, ada tim 5 yang terdiri dari unsur DPP dan DPD yang akan menentukan siapa yang layak memimpin, yang pasti kita semua memiliki peluang. Apapun keputusan Tim 5 kita harus menghargai, menghormati dan mendukung keputusan tersebut. Muscab ini adalah ajang konsolidasi dan harmonisasi, bukan untuk berpecah belah dan menjadi pemicu konflik,” tuturnya.
ST mengaku, jika dirinya terpilih, pihaknya secepat mungkin akan melakukan konsolidasi organisasi dan rekonsiliasi untuk bersama-sama membangun Demokrat Takalar. “RMH dan Husnia akan kita ajak bergandengan tangan sebagai bagian penting dalam pengambilan kebijakan dan membesarkan partai, selama ini saya senantiasa membangun komunikasi dengan baik. Sebab keduanya adalah sahabat saya,” pungkasnya.
Leave a Reply