MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Forum Grup Discussion (FGD) yang digelar oleh Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) di Hotel Claro pada Senin (05/09/2022) lalu, masih terus disorot.
Pasalnya, kegiatan itu dilakukan bersamaan dengan aksi demonstrasi mahasiswa diberbagai penjuru tanah air. Sehingga menjadi buah bibir dikalangan mahasiswa utamanya bagi kader dan alumni HMI yang mempersepsi bahwa ada “permainan”.
Seperti misalnya Andi Surahman Batara, yang merupakan salah satu senior HMI atau mantan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar.
Kepada awak media, Andi Surahman mengatakan jika dirinya telah berkomunikasi dengan Ketua Umum Badko HMI Sulselbar Andi Ikram Rifqi.
“Saya sudah komunikasi dengan dia (Ikram). Dia telpon saya terkait FGD. Saya cuma bilang itu kegiatan positif tapi mungkin waktunya tidak tepat,” ungkap Andi Surahman lewat sambungan telepon, Kamis (08/09/2022).
“Dia pertegas ke saya katanya Badko HMI tetap menolak kenaikan BBM,” tambahnya.
Pengurus Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sulawesi Selatan (Sulsel) ini kemudian meminta kepada Ikram agar mempublish hasil FGD tersebut.
“Saya sampaikan ke dia hasil FGD harus dipublish agar khalayak terkhusus kader HMI bisa tau apa hasil FGD.” terangnya.
“Juga saya sampaikan tetap kawal aksi demonstrasi yang dilakukan oleh HMI Cabang di Sulsel dan Sulbar.” tutupnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketum Badko HMI Sulselbar Andi Ikram membantah adanya “uang pengamanan” saat melakukan FGD.
“Info dari mana ? Sejauh ini saya tidak pernah melihat uang pengamanan selama panitia menyiapkan itu kegiatan,” jelasnya, Rabu (07/09/2022).
“Murni teman-teman menggandeng semua elemen untuk ikut hadir dalam kegiatan tersebut dengan maksud menguatkan draft yang akan kami bawa ke Jakarta,” tandasnya.
Leave a Reply