BULUKUMBA,MENARAINDONESIA.com-Bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pratama Bulukumba yang terlihat indah dan megah dalam balutan warga biru langit saat ini telah mengalami kerusakan
Padahal, bangunan yang terletak di Kelurahan Tanete, Kecamatan Bulukumpa tersebut baru rampung 2021 lalu dengan anggaran Rp 18 Miliar lebih.
Melalui data LPSE Bulukumba pembangunan RSUD tersebut dikerjakan oleh PT Arus Jaya. Namun, dibeberapa sisi bangunan nampak mulai retak, platfon rubuh dan beberapa bagian menjadi sarang burung.
Tak hanya itu, beberapa jalan yang telah di aspal serta koridor rumah sakit juga nampak tumbuh rumput liar akibat tak terawat.
Meski di waktu siang, beberapa lampu yang ada dalam bangunan tersebut juga terus menyala. Begitupun dengan alat kesehatan yang berhamburan di dalam bangunan.
RSUD Pratama Bulukumba ini juga satu lokasi dengan rest Area yang di bangun pemerintah provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) di masa Prof Nurdin Abdullah masih menjabat sebagai Gubernur
Dimana rest area tersebut bernasib sama dengan RSUD Pratama, meski telah rampung pada 2021 lalu, bangunan tersebut juga belum dimanfaatkan.
Ketua Tim 10 Penggunaan RSUD Pratama Bulukumba, dr Amrullah yang dikonfirmasi mengaku, hingga saat ini RSUD belum dimanfaatkan lantaran masih membutuhkan anggaran.
Khusunya untuk untuk pegawai, dan mobilier seperti kendaraan ambulance dan rumah dinas dokter.
” Iya sudah rampung, alat kesehatanya sudah ada, cuma kita masih butuh anggaran sekitar Rp 5 miliar, semoga ada anggaran diperubahan ini,” kata dokter umum itu.
Ketua Komisi C DPRD Bulukumba, Andi Zulkarnain Pangki mengatakan jika rusaknya bangunan sebelum dimanfaatkan itu menujukkan jeleknya kualitas pembangunan.
Dia berharap, pemerintah mengevaluasi kontraktor pembangunan yang melakukan kerja asal jadi tanpa memperhatikan kualitas pengerjaan.
” Ini sudah lewat masa perbaikan, berarti kualitas bangunannya memang tidak bagus, kita harap pemkab blacklist kontraktornya,” kata Zulkarnain Pangki. (Ihsan)
Leave a Reply