SUMENEP,MENARAINDONESIA.com-Ratusan mahasiswa dan masyarakat yang mengatas namakan diri Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Menggugat menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Pemerintah Daerah Sumenep, Kamis (24/3/2022) pagi.
Mereka mendesak Bupati Sumenep segera mengganti Direksi PT Sumekar (BUMD Sumenep) karena tidak mampu mengelola KMP Dharma Bahari Sumekar 1 dan 3. Selain itu, mereka juga meminta Pemkab Sumenep segera menyediakan kapal penyeberangan untuk memfasilitasi warga di kepulauan, karena sebentar lagi masuk Bulan Ramadan.
Kapal penyeberangan itu disebut sudah setahun ini rusak. Mahasiswa menganggap hal itu akan mengganggu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat di kepulauan Sumenep.
“Kapal milik pemerintah daerah KMP DBS Sumekar I dan DBS Sumekar III sudah lama mengalami sengkarut yang tidak berkesudahan. Sehingga KMP DBS Sumekar III sudah tidak beroperasi selama lebih kurang 1 tahun, sedangkan DBS Sumekar I sudah tidak beroperasi selama 2 bulan lebih. Hal tersebut tentu menjadi penghambat masyarakat di Kangean dalam melakukan aktifitas dan pendistribusian kebutuhan pokok yang kian mengalami kesulitan,” ujar Koordinator Aksi, Ahmad Hari Hasan.
Tampak sejumlah mahasiswa dan masyarakat mengenakan pakaian hitam dengan penuh semangat. Selain itu, ada juga yang mengendarai mobil dan truk dengan pengeras suara sebagai komando terdepan aksi massa.
Titik kumpul unjuk rasa tersebut berada di Taman Tajamara Kabupaten Sumenep pukul 08.00-14.00 WIB, ratusan mahasiswa dan Masyarakat kepulauan berjalan menuju Kantor Pemerintah Daerah dengan menyanyikan lagi buruh tani.
Leave a Reply