PALU,MENARAINDONESIA.com-Dalam selang waktu yang tidak cukup lama pasca perubahan nama dan bentuk kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Graha Ananda menjadi Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis (ITKB) Graha Ananda. Ketua Yayasan, Ir Yusri Yusuf Andi Ara M Kes, menggelar kegiatan pengukuhan dan melantik sosok anak muda yang enerjik menjadi Rektor ITKB Graha Ananda, di Hotel Best Western Palu, Kamis (25/11/2021).
Adalah dia, Fadly Umar SKM M Kes, sosok pria yang berusia relatif muda 32 Tahun, dipercaya mampu membawa kampus itu berlayar menuju biduk harapan.
Sebelum menjadi Rektor, Fadly Umar menduduki jabatan sebagai Wakil Direktur III bagian kemahasiswaan pada saat kampus ini masih bernama Akbid Graha Ananda Palu. Selain sebagai Wakil direktur dia juga sebagai tenaga pengajar (Dosen) pada kampus yang sama, pun juga mengajar sebagai dosen tidak tetap di FKM Universitas Tadulako Palu.
Saat diwawancarai oleh tim redaksi Menara Indonesia terkait program pertama yang akan dijalankan setelah dilantik menjadi Rektor, diapun dengan cepat menjawab langkah yang akan dilakukannnya yakni melakukan konsolidasi internal serta merapikan seluruh sistem manajemen kampus setelah berganti nama dari Akbid Graha Ananda menjadi Institut Teknologi Kesehatan dan Bisnis Graha Ananda Palu.
Fadly menceritakan kisah hidupnya kepada tim redaksi, bahwa sebelum hijrah ke Kota Palu pada tahun 2016, Fadly menapaki jalan hidupnya di Kota Makassar sebagai aktivis Mahasiswa. Fadly menyelesaikan Strata Satu di Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia tahun 2011 dan Strata Dua di Pasca Sarjana Universitas Muslim Indonesia Tahun 2016.
Dimasa aktif sebagai Mahasiswa, Fadly juga aktif menjadi aktivis Mahasiswa di berbagai Organisasi Kemahasiswaan dan Kepemudaan. Dia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat FKM UMI dan Sekertaris Umum HMI Cabang Makassar Tahun 2014.
Dimasa itu pula, dia dipercaya sebagai Sekertaris Jendral Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu Kota Palopo (PP IPMIL) Palopo. Di dunia kepemudaan namanya pernah tercatat sebagai Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Makassar Periode 2014-2017.
Di Kota Palu dia juga mencatatkan namanya di beberapa organisasi, Mulai dari Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI)Provinsi Sulteng dan organisasi Profesi Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) Provinsi Sulteng.
Mahasiswa Program Doktor pada Program Studi Ilmu Sosial Universitas Tadulako ini sebelum menjabat sebagai Rektor tidaklah menapaki jalan yang mudah. Berbagai tantangan dan perjalanan hidup di Kota Palu penuh dengan perjuangan dan air mata.
Kejadian gempa dan tsunami Palu tahun 2019 adalah bencana yang sempat membuatnya trauma untuk kembali ke Palu saat itu. Namun karena sebuah tanggung jawab serta keyakinan dan tekad yang kuat dia memutuskan untuk kembali ke Palu dan membangun kembali semangat dari puing-puing runtuh akibat gempa.
Pria dengan latar belakang Aktivis dan akademisi ini sebelum mencapai titik kesuksesan menjadi Rektor, selain sebagai tenaga pengajar lebih banyak berkegiatan sosial di berbagai organisasi. baginya organisasi adalah wadah ladang pengabdian untuk menapaki jalan sukses di masa depan.
Fadly selalu berpesan kepada generasi muda bahwa tetaplah teguh dan tangguh dalam menjalani proses kehidupan. Karena baginya titik kesuksesan seseorang bisa diraih hanya dengan kerja keras dan Haqqul Yaqin dan itu pulalah yang sering di sampaikan oleh para mentornya di dunia organisasi Mahasiswa dan Kepemudaan maupun di organisasi Profesi.
Terakhir dia juga berpesan bahwa dimanapun tempatmu menjalani pengabdian, baik di organisasi maupun di lingkungan kerja profesi maka jalani dengan tulus dan bersungguh-sungguh sebab tiada hasil yang mengkhianati proses yang baik. (*)
Leave a Reply