Pasca Pihak Kampus Diprotes Warga, STIM LPI Bantah Persulit Mahasiswa

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Setelah menuai protes dari salah satu warga, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen (STIM) Lembaga Pendidikan Indonesia (LPI) memberikan bantahan terkait pemberitaan disalah satu media online yang menyebut kampusnya telah merugikan pihak Mahasiswa.

Kepala Bagian Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan, (BAAK) STIM LPI Dr Andi Irwan SE MM, memberikan klarifikasi bahwa pernyataan yang disampaikan oleh oknum tertentu tidak memiliki dasar yang jelas karena yang bersangkutan ingin membenturkan regulasi kampus dengan keinginan pribadinya.

“Menanggapi pernyataan di media beberapa waktu lalu terkait dengan proses pindah Mahasiswa di STIM LPI Makassar, itu adalah bahagian dari prosedur yang telah menjadi peraturan selama Mahasiswa mengikuti proses akademik di perguruan tinggi”, tulisnya, Jumat (02/07/2021).

Pernyataan yang dialamatkan kekampus, telah merugikan dan memeras mahasiswa sendiri, kata dia, adalah hal lucu. Pihak kampus, menurutnya telah menjalankan proses sesuai dengan prosedur.

“Pernyataan yang dilontarkan telah merugikan dan memeras mahasiswa sendiri justru lucu, karna apa yang kami lakukan itu sesuai prosuderal”, sambungnya.

Ia juga mengatakan bahwa pihak kampus tidak memiliki kewenangan untuk menahan keinginan Mahasiswa pindah ke kampus lain, sepanjang semuanya berjalan sesuai dengan prosedur.

“Kami tidak memiliki kewenangan untuk menahan mahasiswa yang ingin pindah ke perguruan tinggi lain, akan tetapi ada aturan akademik yang harus dipenuhi Mahasiswa ketika ingin pindah”, kata Andi Irwan.

Kepala BAAK STIM LPI juga berharap untuk tidak semaunya melakukan sesuatu sesuai dengan keinginan tanpa mematuhi prosedur dilingkup kampus.

“Perilaku seperti inilah yang kemudian tidak sesuai dengan aturan yang telah menjadi prosedur dilingkup akademi perguruan tinggi yang seenaknya ingin melakukan sesuatu sesuai dengan keinginannya sendiri, tanpa melihat atau tidak ingin mengikuti aturan yang telah ditetapkan”, sebutnya.

Selain itu, pihaknya mengaku sangat dirugikan dengan pernyataan oknum tersebut dan meminta kepada yang bersangkutan untuk mengklarifikasi pernyataan yg telah disampaikan. (*)

Leave a Reply