MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Wakil Bupati Maros, Ir. Andi Muetazim Mansyur, S.T., M.Si., menghadiri Closing Ceremony Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah (BEKS) Provinsi Sulawesi Selatan 2025 yang berlangsung di Kota Makassar, Jumat (7/11/2025).
Acara ini menandai berakhirnya rangkaian kegiatan selama satu bulan yang berfokus pada penguatan sistem dan ekosistem keuangan syariah di wilayah Sulawesi Selatan.
Mengusung tema “Memperkuat Ekosistem dan Keuangan Syariah Sulawesi Selatan yang Kolaboratif, Inovatif, dan Inklusif,” kegiatan tersebut bertujuan mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis prinsip syariah yang adil, berkelanjutan, dan inklusif.
Dalam kesempatan itu, Wabup Muetazim Mansyur menyampaikan apresiasi terhadap komitmen berbagai pihak dalam memperluas penerapan ekonomi syariah di Sulawesi Selatan. Ia menilai sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, akademisi, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Maros terus mendukung langkah konkret dalam memperluas literasi dan inklusi keuangan syariah, terutama bagi pelaku UMKM dan masyarakat di daerah. Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar ekonomi syariah tidak hanya menjadi wacana, tetapi memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Muetazim Mansyur.
Selain seremoni penutupan, kegiatan BEKS Sulsel 2025 juga dirangkaikan dengan pameran produk halal, talkshow literasi keuangan syariah, serta pemberian penghargaan kepada lembaga dan instansi yang berkontribusi aktif dalam pengembangan ekonomi syariah.
Program Bulan Ekonomi dan Keuangan Syariah merupakan inisiatif strategis yang digagas oleh Bank Indonesia, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan mitra kelembagaan, sebagai upaya memperkuat posisi Sulawesi Selatan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi syariah di kawasan timur Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak daerah, termasuk Kabupaten Maros, yang mampu mengoptimalkan potensi ekonomi lokal dengan pendekatan syariah yang transparan, inklusif, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Maros pun menegaskan komitmennya untuk terus berperan aktif dalam memperkuat sinergi dan memperluas penerapan sistem ekonomi syariah di masa mendatang.
Leave a Reply