DP2 Makassar Siapkan Ikan Bakar Branding Makassar Kota Makan Enak di HUT ke-416 Kota Makassar

img

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Dinas Perikanan dan Pertanian (DP2) Kota Makassar bakal menyajikan menu ikan bakar pada perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Makassar yang ke 416 tahun.

Hal itu sebagai upaya untuk terus membranding Makassar sebagai Kota Makan Enak melalui berbagai event.

Kepala Dinas Perikanan dan Pertanian Evi Aprialty, mengungkapkan menu tersebut merupakan instruksi langsung dari Wali Kota Makassar pada rapat persiapan HUT Kota Makassar.

“Jadi nanti hari H itu selain dikasih makanan yang siap saji. Ditampilkan juga ikan-ikan segar yang langsung diambil dari Poetere (pasar ikan),” kata Evi, Selasa (31/10/2023).

Evi menjelaskan alasan Wali Kota Makassar memilih menu tersebut sebab ikan bakar merupakan salah satu kuliner andalan Makassar yang harus dicicipi oleh seluruh tamu undangan terutama dari luar kota.

“Kota Makassar selain makanan lainnya, kan juga banyak ikan-ikan segar, nanti kita bawa dalam keadaan ikannya sudah bersih dan masih segar,” ujarnya.

Berbagai jenis ikan bakar tersebut, lanjut Evi, nantinya akan diolah dengan konsep demo live cooking. Ikan segar akan dibakar dengan berbagai resep khas Makassar dan Sulawesi Selatan.

Teknik tersebut sebagai salah satu upaya menonjolkan branding kuliner Makassar di mata tamu undangan sehingga dapat memberikan pengalaman yang berkesan.

“Nanti terserah ikannya mau dibakar ciri khas Makassar apa, misal parape’ kah. Nanti (tamu undangan) dibakarkan, jadi kita sajikan panas-panas,” jelasnya.

Evi merincikan, tidak hanya ikan bakar, perayaan HUT Kota Makassar juga akan menyediakan kuliner khas lain yang tentunya disiapkan oleh dinas terkait.

Untuk diketahui, perayaan HUT Kota Makassar yang seyogyanya dihelat pada tanggal 9 November seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini dimajukan ke 2 November 2023.

Milad Kota Makassar tahun ini sekaligus dirangkaikan sebagai acara penghargaan dan perpisahan Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi, yang akan maju ke kontestasi calon legislatif (caleg) DPR RI. (*)

ads

Leave a Reply