Tunjuk Budhy Setiawan Caretaker Karang Taruna Sulsel, Pengurus Nasional Tak Akui Andi Ina

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Pengurus Nasional Karang Taruna tidak mengakui pelaksanaan Temu Karya Karang Taruna Daerah Sulawesi-Selatan (Sulsel) yang digelar di Hotel Aryadutha, Makassar,  Sabtu 19 Juni 2021.

Pengurus Nasional juga tidak mengakui Andi Ina Kartika Sari sebagai ketua terpilih Karang Taruna Sulsel di Temu Karya yang digelar oleh pengurus Karang Taruna di bawah kepemimpinan Farouk M Betta itu. Pasalnya, kepengurusan mantan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar itu telah berakhir medio September 2020 lalu.

Temu karya yang digelar Farouk dkk tidak dihadiri satu orang pun dari pengurus Karang Taruna Nasional. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Karang Taruna hasil temu karya nasional tahun 2020, salah satu keabsahan temu karya di setiap tingkatan, harus dihadiri satu tingkat di atasnya.

“Pemilihan Ketua harus dilakukan oleh pengurus yang sah. Nanti carataker akan menggelar temu karya daerah untuk memilih pengurus baru,” kata Waketum Pengurus Nasional Karang Taruna, Ir Budhy Setiawan yang juga carateker Ketua Karang Taruna Sulsel, Sabtu (19/06/2021).

Besok, Pengurus Karang Taruna Nasional akan menyampaikan agenda resmi penyelenggaraan temu karya karang taruna sulsel yang sah sesuai AD/ART.

Sebelumnya, Ir Budhy Setiawan yang juga Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar ditunjuk sebagai caretaker Ketua Karang Taruna Sulsel.

Penunjukan ini tertuang dalam surat yang dikeluarkan Pengurus Karang Taruna Nasional dengan nomor 002/Kep/PNKT/CAR/Sulsel/VI/2021. Surat itu diteken oleh Ketua Umum Karang Taruna Nasional Dr H Didik Mukhranto dan Sekjen Deden Sirajuddin. Surat tertanggal 17 Juni 2021 telah beredar luar di pengurus Karang Taruna Sulsel.

Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar itu diberikan tugas selama tiga bulan untuk menyelenggarakan Temu Karya Karang Taruna Sulsel untuk memilih pengurus defenitif yang baru. Jika dalam waktu tiga bulan Temu Karya belum terlaksana, maka kepengurusan caretaker memungkinkan untuk diperpanjang.

Budhy Setiawan ditunjuk sebagai caretaker setelah masa kepengurusan Karang Taruna Sulsel yang dinakhodai Farouk M Betta telah berakhir. Masa kepengurusan mantan Ketua DPRD Makassar telah berakhir September 2020.

Dalam temu karya nasional tahun 2020 lalu di Bogor, Sulsel menggalang dukungan untuk menolak kepemimpinan Dr Didik Mukriyanto yang terpilih kembali menjadi Ketua Umum KT Nasional.(*)

Leave a Reply