MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-DPD Mahasiswa Pancasila (Mapancas) Sulsel bereaksi terkait sikap DPD KNPI Sulsel versi Nurkanita Maruddani Kahfi yang memilih mengundurkan pelaksanaan musyawarah daerah (musda) KNPI Sinjai.
Padahal, KNPI Sinjai telah menetapkan jadwal pelaksanaan musda 25- 27 Desember 2020. Nurkanita disebut tersinggung karena panitia pelaksana musda KNPI Sinjai juga mengundang pengurus KNPI Sulsel versi Arham Basmin untuk hadir di hajatan tiga tahunan itu.
“Saya kira KNPI Sinjai telah mengambil sikap kelembagaan yang sangat dewasa dengan mengundang dua kubu KNPI di Sulsel, harusnya semua kubu menghargai sikap kelembagaan KNPI Sinjai, tidak boleh ada pemaksaan begitu, saya kira langkah yang diambil kubu Kanita cs terlalu kekanak-kanakan,” sesal Ketua Mapancas Sulsel Andi Hidayat saat dikonfirmasi via handphone, Rabu, (23/12/202) malam.
Harusnya kata dia, baik kubu Kanita maupun kubu Arham Basmin menghadiri dan beradu gagasan di forum musda KNPI Sinjai. Dengan demikian, akan muncul banyak gagasan yang baik untuk pengembangan pemuda di Sinjai.
“Ini kan forum pemuda, harusnya datang dan beradu ide dan gagasan saja di forum musda, jangan menghindar begitu, kesannya jadi tidak baik bagi lembaga kepemudaan,” terang Hidayat yang saat ini berada di Tangerang Selatan mendampingi Ketua Umum DPP Mapancas yang terpilih menjadi Wakil Walikota, Pilar Saga Iksan.
Jika Kanita memilih tidak akan menghadiri musda KNPI Sinjai, berbeda dengan pengurus KNPI versi Arham Basmin yang memastikan hadir. Arham Basmin pun telah menerbitkan surat mandat kepada komisi organisasi untuk mendampingi pelaksanaan musda yang rencananya akan digelar di Hotel Rofina, Sinjai. (Yoe)
Leave a Reply