Guru SMPN 2 Sulsel Lolos Sekolah Luar Negeri di Kinabalu Malaysia

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan membuka kesempatan bagi putra-putri terbaik bangsa untuk ditugaskan pada Sekolah Luar Negeri (SILN) dan Community Learning Center (CLC), 26 Februari 2021 lalu.

Atas kesempatan tersebut, Negara Mangkubumi K mendaftar diri. Pendaftaran dilakukan secara online melalui http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln dengan melengkapi beberapa dokumen persyaratan.

Negara Mangkubumi pun melengkapi persyaratan berupa dokumen berstatus sebagai Guru PNS maupun Guru bukan PNS dan bagi guru PNS minimal pangkat Penata Muda Tk.I, golongan ruang III/b, serta berijazah minimal S-1 sesuai bidang yang dibutuhkan dengan minimal IPK 2.75.

Selain itu, dia menyetor juga berkas berupa Sertifikat Profesi Pendidik yang linear dengan jabatan yang dilamar, kecuali bagi pelamar Guru Produktif Kuliner, Guru Produktif Perhotelan dan Jasa Pariwisata, serta Guru Produktif Teknologi Pesawat Udara dapat digantikan dengan sertifikat keahlian
5. Diutamakan memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK).

“Memiliki kecakapan dalam berbahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat TOEFL Prediction Score minimal 450 atau IELTS 5.0 yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa yang berafiliasi dengan Perguruan Tinggi atau Lembaga Bahasa yang terakreditasi dan memiliki pengalaman mengajar sesuai bidang yang diampu minimal 5 (lima) tahun, dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Kepala Sekolah/Ketua Yayasan,” katanya.

Negara Mangkubumi juga mengaku bahwa dalam pernyataan diutamakan menguasai bahasa lokal sesuai negara penempatannya. Dan bagi pelamar Guru Seni Budaya penempatan Cairo diutamakan memiliki kemampuan memainkan alat musik Tradisional

Selain itu, diutamakan memiliki sertifikat/penghargaan tingkat nasional sebagai keterampilan tambahan selain mengajar, seperti: Olahraga, Pramuka, Seni Budaya, Keagamaan, Prakarya, Teknologi Informasi Komunikasi (ICT), Akuntansi/Keuangan dll.

Selanjutnya pelamar yang dinyatakan lulus administrasi akan mengikuti proses Seleksi Kompetensi yang terdiri dari bagi calon guru SILN: Psikotes, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, Microteaching dan Wawancara. Serta bagi calon Tenaga Kependidikan SILN : Psikotes, Tes Kemampuan Bahasa Inggris, dan Wawancara. Akhirnya setelah melewati serangkaian proses dari bulan Februari s.d Juni 2021, pada tanggal 18 Agustus 2021 melalui laman http://mutasi.sdm.kemdikbud.go.id/siln/, diumumkan hasil seleksi bersama penerimaan guru dan tenaga kependidikan Sekolah Indonesia di Luar Negeri tahun 2021.

“Alhamdulillah, saya tertera sesuai dengan jabatan yang saya lamar yakni guru matematika penempatan Kota Kinabalu. Bahagia bisa menjadi bagian dari guru SILN terpilih dari ribuan pendaftar. Pencapaian ini merupakan salah satu prestasi tertinggi yang pernah saya raih, sebagai guru SMP Negeri 2 Sengkang,” tuturnya.

Lanjutnya, segala inovasi dan kreativitas yang pernah saya lakukan dapat saya terapkan di sana dan memberikan hal yang terbaik di luar negeri. Sehingga anak-anak Indonesia yang jauh dari ibu pertiwi bisa mendapatkan pengalaman belajar bermakna.

“Pesan yang saya ingat saat tes wawancara adalah guru-guru yang bertugas di luar negeri juga merupakan duta bangsa. Mereka nantinya membantu pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia untuk memperkenalkan budaya bangsa Indoensia sesuai dengan negara penempatannya masing-masing. Sehingga guru-guru SILN harus memberikan citra positif negerinya karena akan banyak berinteraksi dengan masyarakat negara setempat,” tuturnya.

Leave a Reply