Rahman Pina dan Kadis PUTR Sulsel Teken Jaminan Dikerja 2022, Warga Buka Akses Jalan Antang

ads

MAKASSAR,MENARAINDONESIA.com-Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Rahman Pina bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sulsel, Ir Astiana Abbas meneken surat pernyataan bermaterai di depan warga sebagai jaminan jalan Antang Raya sepanjang 570 meter akan dikerjakan tahun ini.

Puluhan warga yang sempat menutup jalan Antang Raya selama tiga jam, antara pukul 14.00 Wita sampai pukul 17.00 Wita, Sabtu (31/05/2022) lalu akhirnya melunak. Mereka pun bersedia membuka akses jalan untuk dilewati seperti sediakala dengan harapan jalan poros yang rusak parah itu segera diperbaiki.

“Saya bersama Ibu Kadis PUTR Sulsel telah meneken surat pernyataan bermaterai jika benar- benar jalan ini akan dikerjakan tahun ini, terima kasih atas pengertiannya,” kata Rahman Pina usai mendengarkan aspirasi warga yang menuntut perbaikan jalan.

Rahman Pina langsung menemui warga begitu tiba dari Jakarta, Selasa (31/05/2022) siang. Ia memilih salat zuhur berjamaah dengan warga Antang di masjid Taqwa, tak jauh dari lokasi jalan yang rusak parah. Usai salat, ia kemudian menemui warga dan menyampaikan telah dimulainya tahap pekerjaan jalan Antang Raya

“Sabar ya pak, ibu, mohon maaf atas ketidaknyamanan ini. Tapi alhamdulillah sudah ada solusinya. Tahun ini akan dikerjakan dengan menggunakan sisa tender proyek yang sudah berjalan. Tadi pagi juga telah dilakukan pengukuran untuk selanjutnya penyusunan DED dan kegiatan fisik,” kata Rahman Pina menyalami warga satu persatu.

Sekretaris Fraksi Partai Golkar ini juga mengampaikan terimakasih kepada seluruh warga yang dengan swadaya masing masing menimbun dan menutup lubang jalan yang banyak dikeluhkan. Seperti yang dilakukan jamaah masjid, anggota polsek Manggala, Pemuda Pancasila Manggala, Komunitas Ojol, Laskar Merah Putih, AMPI, KNPI, dan organisasi kepemudaan lainnya.

Terkait dengan akan dilakukannya pembangunan jalan, Rahman Pina meminta kepada warga agar disosialisasikan sejak awal kemungkinan terjadinya gangguan kemacetan nantinya.

“Tak bisa dihindari saat dikerjakan nanti pasti akan timbul kemacetan karena ruas jalan akan ditutup untuk dibeton. Ini kira – kira butuh waktu sekitar satu bulan. Karena itu harus diantisipasi dari sekarang jalan alternatif untuk meminimalisir dampak kemacetan,”kata Rahman Pina yang juga mantan legislator dua periode DPRD Makassar ini.

ads

Comment