MAROS,MENARAINDONESIA.com-Wakil Bupati Maros, Muetazim Mansyur, menegaskan bahwa penyertaan modal daerah kepada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Maros harus berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat.
Hal tersebut disampaikan dalam seminar laporan akhir penyusunan naskah akademik penyertaan modal daerah untuk PDAM Maros yang berlangsung di Baruga Kantor Bupati Maros, Senin (19/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Maros, Marjan Massere, Direktur PDAM Maros, Salahuddin Anda, serta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Maros, Sulaiman Samad.
Muetazim menekankan bahwa dukungan modal dari pemerintah daerah perlu disertai target yang jelas dan peningkatan kinerja perusahaan. Dengan demikian, tambahan modal tidak hanya memperkuat operasional PDAM, tetapi juga memberikan manfaat langsung bagi pelanggan.
“Penyertaan modal daerah harus memiliki tujuan yang jelas, terutama untuk meningkatkan kualitas pelayanan air bersih bagi masyarakat,” demikian penekanan Muetazim dalam kegiatan tersebut.
Peningkatan pelayanan yang diharapkan meliputi kualitas dan kontinuitas distribusi air, pemerataan jangkauan layanan, serta kecepatan perusahaan dalam merespons keluhan masyarakat.
Sementara itu, penyusunan naskah akademik menjadi tahapan penting untuk mengkaji rencana penyertaan modal dari aspek regulasi, kebutuhan perusahaan, dan manfaat yang ingin dicapai. Hasil kajian tersebut diharapkan menjadi dasar bagi pemerintah daerah bersama DPRD dalam mempertimbangkan kebijakan secara terukur dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Muetazim berharap, kebijakan penyertaan modal bagi PDAM Maros nantinya sejalan dengan peningkatan kinerja perusahaan dan kualitas layanan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Maros.
Leave a Reply